Menjadikan Hari Santri Nasional 2023 sebagai Tanggal Penting untuk Mengadvokasi Perbaikan Sistem Kesehatan di Pesantren

by -601 Views

Yogyakarta – Peringatan Hari Santri Nasional 2023 di Yogyakarta tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga dorongan konkret untuk membenahi layanan kesehatan di lingkungan pesantren. Di momen ini, Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak mengambil langkah yang dinilai strategis dengan menandatangani kerja sama bersama BPJS Kesehatan dan Pitaloka Foundation. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan kesehatan para santri yang selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan pesantren.

Santri Didorong Punya Kepastian Layanan Kesehatan

Melalui kerja sama itu, para santri diharapkan memiliki kepastian kepesertaan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta lebih mudah mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan. Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Ali Maksum, KH Khoirul Fuad, mengatakan pihaknya meminta BPJS Kesehatan ikut memperkuat dan mendampingi BKM di lingkungan pesantren, termasuk soal akreditasi dan kerja sama BKM dengan BPJS Kesehatan.

“Meminta BPJS Kesehatan membantu memperkuat dan mendampingi BKM di lingkup pesantren, di antaranya terkait akreditasi dan kerjasama BKM dengan BPJS Kesehatan,” kata KH Khoirul Fuad dalam keterangan yang diterima, Minggu, 22 Oktober 2023.

Desakan Aturan Turunan UU Pesantren dan UU Kesehatan

Sementara itu, Rieke Diah Pitaloka yang hadir sebagai Pembina Pitaloka Foundation menekankan pentingnya dorongan dari pemerintah agar regulasi turunan dari UU Pesantren dan UU Kesehatan segera diperjuangkan. Menurutnya, aturan tersebut dibutuhkan supaya sistem pelayanan kesehatan warga pesantren bisa dibenahi secara lebih serius dan terukur.

“Memohon dukungan dari segenap institusi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk bersama memperjuangkan peraturan perundang-undangan turunan UU Pesantren dan UU Kesehatan terkait upaya memperbaiki sistem kesehatan di pesantren-pesantren seluruh Indonesia,” kata Rieke.

BPJS Kesehatan Siap Perkuat Pesantren

Menanggapi masukan dari pesantren dan para pemangku kepentingan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa lembaganya siap mendukung pelayanan kesehatan terbaik bagi santri. Ia menegaskan BPJS Kesehatan akan membantu memperkuat BKM Pesantren dengan prinsip layanan yang mudah diakses, murah, dan tidak diskriminatif.

“BPJS Kesehatan siap membantu memperkuat BKM Pesantren. Tiga prinsip kami adalah Jaminan Kesehatan Nasional harus mudah untuk diakses, murah dan tidak diskriminatif,” ujar Ghufron.

Kerja sama di Hari Santri ini memperlihatkan bahwa isu kesehatan pesantren mulai mendapat ruang lebih besar dalam percakapan publik. Di tengah peringatan yang identik dengan penghormatan terhadap peran santri, langkah Ali Maksum Krapyak, BPJS Kesehatan, dan Pitaloka Foundation menjadi penanda bahwa perlindungan kesehatan kini ikut diposisikan sebagai bagian dari perjuangan pesantren.