KPM di Daerah Bandung Mulai Menerima Bansos PKH dan Sembako Triwulan Ke-4 di Kantorpos

by -402 Views

Bandung – Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan sembako untuk triwulan keempat mulai diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di daerah Bandung. Penyaluran yang dilakukan PT Pos Indonesia (Persero) ini berlangsung di Kantorpos Asia Afrika, Kota Bandung, dan disambut antusias oleh warga yang datang mengambil hak bantuannya.

Warga datang dengan harapan yang sederhana: bantuan tepat waktu

Di lokasi, sejumlah penerima tampak lega setelah proses pencairan berjalan. Bagi mereka, bantuan bukan sekadar tambahan uang, melainkan penopang kebutuhan harian yang sudah lama dinanti. Salah satunya Sutinah, warga Kecamatan Regol, Bandung, yang mengaku bantuan itu terasa seperti rezeki yang datang di saat yang tepat.

“Alhamdulillah, saya bisa ke sini. Bisa dibilang menjemput rezeki. Alhamdulillah, rezeki ini kembali lagi. Saya merasa senang sekali. Rezeki ini dinanti-nanti, akhirnya hari ini kesampean juga. Mungkin ini juga berkat doa dari rekan-rekan sehingga rezeki ini bisa sampai ke sini,” ujar Sutinah.

Dipakai untuk sekolah anak dan kebutuhan rumah tangga

Sutinah, yang sehari-hari bekerja sebagai petugas Gober (Gorong-gorong dan Kebersihan), mengatakan bantuan itu sangat berarti karena masih ada tanggungan biaya sekolah anaknya. Ia juga menyebut dirinya sebagai single parent, sehingga setiap rupiah bantuan memiliki dampak langsung bagi keluarganya.

“Bantuan ini sangat bermanfaat sekali. Karena saya masih ada tanggungan untuk membiayai anak saya yang satu lagi, untuk sekolah. Dan saat ini, saya juga berstatus single parent. Saya sangat bahagia bisa mendapat bantuan ini,” kata Sutinah.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas perhatian melalui program bansos PKH dan Sembako. Menurut dia, bantuan seperti ini masih sangat dibutuhkan banyak warga, bukan hanya dirinya.

“Mungkin buat ke depannya, pemerintah terus memperhatikan kami karena memang banyak yang membutuhkan. Bukan hanya saya, tapi ada juga masyarakat lain yang lebih membutuhkan lagi,” tutur Sutinah.

Rupiah bantuan jadi penahan beban di tengah minim pemasukan

Rasa syukur juga datang dari Rukman, KPM lain yang menerima bantuan sebesar Rp600 ribu. Ia mengatakan dana itu langsung diarahkan untuk kebutuhan hidup sehari-hari, terutama karena saat ini tidak lagi memiliki pemasukan.

“Macam-macam. Bantuan ini bisa menjadi biaya tambahan untuk membeli keperluan sehari-hari saya karena banyak kebutuhan saya,” tutur Rukman.

“Kalau untuk saya sangat bermanfaat. Sekarang sudah tidak ada pemasukan, dan tiba-tiba dapat uang bantuan ini. Benar-benar bermanfaat bantuan ini,” sambungnya.

Manfaat serupa dirasakan Ira Mulyati, warga Cibaduyut, RT 02 RW 06, Bandung, yang mengaku sudah empat kali menerima bantuan PKH dari Pos Indonesia. Ia berencana menggunakan bantuan itu untuk modal usaha kecil-kecilan dari rumah sekaligus membantu biaya kontrakan.

“Saya mendapatkan bantuan sudah keempat kalinya. Saya mendapat bantuan PKH,” kata Ira.

“Sangat bersyukur karena kami dalam kondisi seperti ini, sangat terbantu. Bantuan ini rencananya akan dipakai untuk modal jualan kecil-kecilan di rumah,” tuturnya.

“Keperluannya juga untuk rumah, karena kita rumah masih kontrak,” ujar Ira.

Ia menilai proses pengambilan bantuan di Kantorpos berjalan tertib dan mudah. Informasi soal pencairan, kata dia, diterima melalui Ketua RW setelah datanya masuk dari kelurahan.

“Mudah banget. Proses pengaturan pengambilan di kantor sangat teratur,” tutur Ira.

“Nama kami turun dari Kelurahan. Jadi Pak RW menyalurkannya dengan menelpon, dengan memberikan suratnya ke rumah agar bantuannya bisa diambil,” jelas Ira.

“Terima kasih sekali dengan adanya bantuan ini kami rakyat kecil ini bisa terbantu. Ke depannya semoga bisa membantu yang lainnya juga,” katanya.

Source: Istimewa