Jakarta — Momen peralihan kekuasaan di Jakarta pada Minggu sore (20 Oktober) tak berhenti pada seremoni pelantikan. Presiden Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, justru ikut mengantar langsung mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana Jokowi ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum keduanya bertolak kembali ke Solo.
Prabowo Kawal Jokowi Menuju Halim
Keberangkatan Jokowi ke Solo dilakukan setelah Upacara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029, sekaligus menandai transisi resmi dari pemerintahan Jokowi kepada Prabowo. Dalam perjalanan menuju bandara, Prabowo mengawal rombongan dengan konvoi kendaraan buatan Indonesia, Maung Garuda, yang menjadi sorotan dalam rangkaian acara tersebut.
Sesampainya di Bandara Halim Perdanakusuma, Prabowo masih mengantar Jokowi hingga naik ke pesawat TNI AU Boeing B737 A7309 yang akan membawa pasangan itu kembali ke kampung halaman mereka di Solo. Kehadiran Prabowo dalam momen ini memberi kesan bahwa pergantian kepemimpinan berlangsung dalam suasana hangat dan tertib.
Pesan Jokowi untuk Prabowo
Dalam pesannya, Jokowi menyampaikan harapan besar kepada Prabowo agar mampu membawa amanah 248 juta rakyat Indonesia. “Saya menyerahkan harapan, impian, dan aspirasi besar 248 juta rakyat Indonesia kepada Presiden Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto, semoga beliau diberikan kekuatan untuk memimpin bangsa ini,” ungkap Jokowi.
Prabowo pun membalas dengan ucapan yang tak kalah personal. Dia mengatakan Jokowi berkali-kali mengingatkannya untuk tetap kuat dalam memikul beban tanggung jawab besar sebagai pemimpin negara. “Ya, kami berdoa untuk yang terbaik. Beliau (Jokowi) selalu mengatakan kepada saya untuk berdoa agar saya memiliki kekuatan untuk memikul tanggung jawab besar ini,” ujar Prabowo.
Usai Mengantar, Prabowo Kembali ke Istana
Setelah mendampingi keberangkatan Jokowi ke Solo, Prabowo langsung kembali ke Istana Presiden untuk melanjutkan tugas resminya. Aksi saling mengantar di hari pelantikan itu menjadi penanda awal babak baru politik nasional, dengan nuansa perpisahan yang tetap dijaga dalam koridor kehormatan dan kesinambungan pemerintahan. (RR)
Source link
