Prabowo dan Presiden Brasil Sebut BRICS Pewaris Semangat Non-Blok

by -268 Views

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-17 yang diadakan di Rio de Janeiro menjadi saksi dari semangat Konferensi Asia-Afrika atau Konferensi Bandung yang menolak dominasi kekuatan besar dunia, seperti yang disampaikan oleh Presiden Brasil Luiz InĂ¡cio Lula da Silva. Dalam pidato pembukaannya, Lula menegaskan bahwa kelompok BRICS menghidupkan semangat Bandung dengan menjadi manifestasi dari gerakan non-blok. Hadirnya Presiden RI Prabowo Subianto dalam KTT tersebut menandai kehadiran Indonesia setelah bergabung dengan BRICS.

Lula juga menyoroti krisis multilateralisme global yang sedang terjadi, dimana peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai simbol harapan kolektif dunia terancam. Ia mengingatkan bahwa sebagian besar anggota BRICS saat ini adalah pendiri PBB. Dalam konteks ini, Lula menekankan kembali posisi BRICS sebagai pewaris gerakan non-blok dan menjelaskan bagaimana Konferensi Bandung 10 tahun setelah berdirinya PBB memperjuangkan tatanan internasional yang multipolar.

Dengan Indonesia menjadi anggota penuh BRICS sejak 1 Januari 2025, acara KTT BRICS menjadi platform penting bagi para pemimpin BRICS untuk membahas berbagai isu politik dan keamanan global. Selain itu, isu ekonomi, keuangan, tata kelola artificial intelligence, lingkungan, aksi iklim, dan kesehatan global juga akan menjadi perbincangan utama dalam KTT tersebut. Dengan demikian, keterlibatan Indonesia dalam BRICS menambah dimensi penting dalam pembentukan kebijakan global di tingkat multilateral.

Source link