Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap logo baru Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berlambang gajah. Menurutnya, pemilihan gajah sebagai simbol partai menandakan pentingnya perlindungan terhadap hewan tersebut. Prabowo menekankan bahwa kader PSI harus berperan sebagai aktivis yang melindungi gajah, mengingat ancaman terhadap mereka akibat perburuan gading yang masih terjadi. Dalam acara penutupan Kongres PSI di Solo, Prabowo menyatakan kesiapannya untuk memberikan perhatian khusus terhadap Taman Nasional Way Kambas sebagai upaya pelestarian gajah Sumatera.
Beliau juga mengapresiasi pilihan PSI untuk menggunakan gajah sebagai lambang partai, yang menurutnya mencerminkan kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan dan satwa liar. Prabowo mengakui keberadaan populasi gajah yang semakin terancam akibat maraknya perburuan gading, dan menegaskan komitmennya untuk melindungi gajah-gajah di Indonesia. Pilihan PSI terhadap logo gajah juga memperoleh dukungan positif dari Prabowo sebagai simbol kekuatan, kecerdasan, keteguhan, dan solidaritas yang ingin diwujudkan oleh setiap kader PSI.
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, menjelaskan makna logo baru PSI yang dipilih dalam Kongres sebagai upaya transformasi partai. PSI berkomitmen untuk menjadi partai yang terbuka dan demokratis, di mana hak setiap kader dalam memilih pemimpin partai dijamin setara. Perubahan logo menjadi gajah dipilih sebagai simbol perjuangan yang mencerminkan karakter kuat, bijaksana, dan stabil bergerak bersama dalam menghadapi tantangan. Hal ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif dan semangat juang yang tinggi di kalangan kader PSI.





