Students Rave About People’s School: Our Dreams Coming True

by -240 Views

Di balik senyum cerah Zawandita, seorang siswi kelas 7 di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 6 Jakarta, terdapat sebuah harapan yang mendalam. Ketika berbicara tentang masa depannya, matanya bersinar penuh dengan determinasi. “Saya ingin menjadi seorang wirausaha kuliner karena saya memiliki bakat memasak sejak kecil. Saya selalu mencintai segala hal tentang makanan, dan saya ingin mengubah passion itu menjadi keberhasilan,” kata Zawandita dengan penuh keyakinan ketika bertemu pada hari Senin (4 Agustus).
Zawandita tumbuh di dapur, dan sejak usia muda, dia telah membantu keuangan keluarganya dengan menjual makanan ringan buatan sendiri. “Orangtua saya sangat mendukung saya. Saya pernah menjual kue dan camilan khas liburan dari rumah beberapa kali untuk membantu dengan biaya rumah tangga kami,”jelasnya dengan antusias.
Rahyan, teman sekelasnya, memiliki impian yang sama. “Saya juga ingin menjadi seorang wirausaha kuliner. Orangtua saya pandai masak, dan mereka juga mengajari saya cara memasak,” kata dia dengan penuh semangat. Bagi Rahyan, dorongan dari keluarganya adalah motivator terbesarnya. “Ibu saya selalu bermimpi saya menjadi pemilik bisnis,” tambahnya.
Bagi kedua siswa ini, Sekolah Rakyat bukan hanya sekedar pendidikan gratis. Ini adalah pintu gerbang menuju peluang, membawa impian-imipian yang dulu jauh menjadi melewati jangkauan. “Terima kasih banyak, Pak Presiden, Pak Prabowo, telah menciptakan Sekolah Rakyat. Ini benar-benar meringankan beban orangtua kami. Dan kami, sebagai siswa, sangat termotivasi untuk belajar di sini karena fasilitas yang Anda sediakan sudah lebih dari cukup untuk mendukung kehidupan kami,”ujar Zawandita.
Rahyan juga menyatakan rasa terima kasihnya. “Terima kasih, Pak Prabowo, telah meluncurkan program Sekolah Rakyat. Ini memungkinkan saya untuk sekolah dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan damai,” kata dia, terlihat tersentuh.
Di ruang kelas Sekolah Rakyat, mimpi-mimpi anak-anak seperti Zawandita dan Rahyan tidak lagi sekedar angan-angan. Dengan pendidikan, dukungan keluarga, dan kesempatan yang sama, mereka yakin satu hal dengan pasti: masa depan sekarang terasa lebih dekat dari sebelumnya.

Source link