PHTC for Families: The Key to Success Through Family Participation

by -246 Views

Peningkatan Kualitas dan Efektivitas Program PHTC untuk Keluarga di Indonesia

Program-program Quick Impact Programs (PHTC) merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyatnya, menurut Chacha Annisa, Senior Expert Staff di Kantor Komunikasi Presiden (KPC). Hal tersebut disampaikannya saat diskusi “Double Check” dengan tema “Peran Pembangunan Keluarga dalam Menyambut Indonesia Emas 2045.”

Chacha menjelaskan bahwa setiap program pemerintah yang diluncurkan sejak Januari – termasuk Free Nutritious Meals (MBG), Free Health Checks (CKG) diikuti dengan School-Based Free Health Checks, Sekolah Rakyat, School Renovation and Revitalization, Digital Learning, dan Koperasi Desa /Kelurahan Merah Putih – dirancang untuk memberikan manfaat bagi keluarga. Namun, agar program-program ini berjalan lancar, ia menekankan bahwa keluarga harus berperan aktif.

Ia mengingat pengalamannya dalam memantau School-Based Free Health Checks bersama Kementerian Kesehatan.

“Setelah siswa terdaftar, orang tua diinformasikan dan diberi edukasi terlebih dahulu – sehingga ketika petugas kesehatan dari puskesmas datang, anak-anak tidak kabur,” ujarnya sambil tersenyum.

Chacha juga mencatat bagaimana program CKG telah memicu persaingan sehat di kalangan siswa. Misalnya, beberapa anak sekarang memastikan untuk sarapan agar memiliki energi untuk berlari, sementara yang lain memutuskan untuk mengurangi waktu layar setelah mengetahui bahwa penglihatan mereka tidak optimal selama pemeriksaan.

Chacha juga menjabarkan beberapa pencapaian di bawah inisiatif PHTC. Program Free Nutritious Meals (MBG) telah membentuk 4.424 Unit Layanan Gizi (SPPG), mencapai 8,2 juta penerima manfaat dan menciptakan 82.000 lapangan kerja. Program Free Health Checks telah mendaftarkan 17,6 juta orang, dengan 12,7 juta telah diperiksa. Tahap pertama program Sekolah Rakyat menargetkan 159 sekolah dan saat ini melayani 5.665 siswa. Sebanyak 81.500 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih telah terbentuk. Sementara itu, program CKG di sekolah telah memeriksa kesehatan 34.542 siswa dalam waktu tiga hari.

“Ini bukan hanya sekadar angka,” tegas Chacha. “Mereka mencerminkan keseriusan pemerintah dan kehadiran nyata negara dalam kehidupan masyarakat.”

Source link