Prabowo’s Gesture at Military Parade: Adjusting Cak Imin and Sultan Najamudin’s Berets

by -245 Views

Pada hari Minggu (10/8), sebelum Parade Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung Barat, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memperlihatkan momen yang santai. Ketika Prabowo menyapa pejabat negara yang hadir, tiba-tiba ia berhenti saat melihat Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, yang lebih dikenal sebagai Cak Imin. Tanpa ragu, Prabowo mengulurkan tangan untuk menyesuaikan peci menteri itu, memastikan pecinya duduk rapi.

Adegan serupa terjadi ketika ia bertemu dengan Ketua DPD Sultan Najamudin—Prabowo memperbaiki pecinya ke posisi yang tepat. Pemandangan itu mengundang senyuman dari pejabat yang berdiri di sekitar sana.

Dalam pidatonya, Prabowo menjelaskan mengapa banyak pejabat negara di acara tersebut mengenakan seragam militer. “Di belakang saya, banyak tokoh-tokoh terkemuka dalam seragam. Mereka mengenakan seragam ini sebagai tanda kesediaan untuk mengorbankan diri bersama seluruh rakyat,” katanya. “Kami tidak akan melakukan apa pun selain mempertahankan bangsa Indonesia. Itulah mengapa pandangan kami adalah pertahanan yang defensif,” tambahnya.

Prabowo menegaskan bahwa seluruh rakyat Indonesia akan siap untuk mempertahankan setiap jengkal wilayah negara. “Kami akan mempertahankan setiap desa, setiap kampung, setiap lembah, setiap bukit, setiap gunung, setiap distrik, setiap kabupaten, setiap provinsi—setiap jengkal tanah kita. Kami tidak bisa ditundukkan, tak peduli apa pun. Daripada dijajah lagi, lebih baik bagi kita untuk mati,” tegasnya.

Selama acara tersebut, Prabowo memberikan pangkat kehormatan Jenderal bintang empat, mengangkat Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan memberikan pangkat jenderal kepada 10 penerima, medali kehormatan Bintang Sakti kepada dua penerima, dan pangkat kehormatan kepada satu individu yang diakui atas dedikasi dan integritasnya yang luar biasa.

Acara itu juga menandai pelantikan beberapa unit TNI baru, termasuk enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru, 14 Komando Daerah Angkatan Laut, tiga Komando Daerah Angkatan Udara, satu Komando Operasi Udara, enam Grup Kopassus, 20 Brigadir Pembangunan Wilayah, satu Brigade Infanteri Laut, satu Resimen Pasgat, 100 Batalyon Pembangunan Wilayah, lima Batalyon Infanteri Laut, dan lima Batalyon Pasukan Khusus Penyerbuan.

Secara total, parade melibatkan 27.384 personel TNI, didukung oleh 152 kendaraan taktis dengan 388 awak, dan 124 aset pertahanan—34 dari Angkatan Darat, 24 dari Angkatan Laut, dan 66 dari Angkatan Udara.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming, pimpinan lembaga negara, menteri kabinet dan wakil menteri dari Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pimpinan layanan dari semua cabang militer, pimpinan lembaga, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, dan ataşe pertahanan dari negara-negara sahabat.

Source link