Aksi Stop Stunting di Banta-bantaeng: 27 Anak Naik Berat Badan

by -256 Views

Upaya bersama menekan angka stunting di Kota Makassar mulai menunjukkan hasil positif. Melalui program Aksi Stop Stunting (ASS), Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, yang ditunjuk sebagai lokus percontohan, berhasil mencatat peningkatan berat badan pada 27 anak dari total 30 sasaran selama 40 hari pelaksanaan. Koordinator Tenaga Pendamping Gizi Daerah (TPGD) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Carmelia Rahman, mengungkapkan bahwa meski ada beberapa anak yang mengalami penurunan berat badan, angka tersebut tidak signifikan. Tim berharap akan ada perubahan lebih baik lagi pekan depan. Lurah Banta-bantaeng, Adi Mulyadi Jacub, S.Sos, menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya wilayahnya sebagai percontohan penanganan stunting. Program ASS tidak hanya fokus pada pemantauan, tetapi juga memberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi seperti telur, nugget ayam sayur, hingga nasi tim. Menu makanan selalu bervariasi setiap hari dan diperiksa kadar gizinya oleh kader gizi kelurahan. Ibu-ibu yang berhasil menjalankan program ini dengan baik, disiapkan subsidi insentif sebesar Rp300 ribu per anak pada tahap awal. Jika hasilnya terus membaik, insentif ditambah hingga Rp700 ribu. Aksi Stop Stunting ini juga mendapat dukungan penuh dari TP PKK Kota Makassar, khususnya melalui rumah gizi di tiap kelurahan yang dikelola kader PKK Pokja 4 bidang kesehatan. Kehadiran rumah gizi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi pemerintah provinsi dan Pemkot Makassar dengan masyarakat dan sektor swasta dalam memperluas intervensi gizi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Source link