Polres Metro Jakarta Timur tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku berinisial Y yang merupakan penadah dari 30 motor hasil kejahatan komplotan pencuri motor di wilayah Matraman. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, mengatakan bahwa penadah tersebut telah menampung sekitar 30 motor yang diperoleh dari aksi pencurian di wilayah Matraman. Selain Y, masih ada lima orang lain yang diamankan dalam kasus ini. Dari lima orang tersebut, empat di antaranya menjadi tersangka dan satu merupakan anak berhadapan dengan hukum (ABH).
Menurut polisi, Y adalah bagian dari komplotan pencuri motor yang digerebek di sebuah kontrakan di Jakarta Timur. Modus operandi para pelaku diduga melibatkan Y sebagai penadah utama, namun penyidik masih melakukan pendalaman terkait jaringan distribusi motor hasil curian tersebut. Selain itu, terdapat empat orang lain yang menjadi eksekutor atau joki pencurian motor, yaitu MG (ABH), EW, SR, dan MR. Sedangkan tersangka lainnya, berinisial T, bertugas mengubah tampilan motor hasil curian sebelum dijual kembali.
Para pelaku dijerat dengan dua alternatif pasal, yaitu Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara, dan Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata dengan ancaman hukuman lebih dari 10 tahun. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini terungkap setelah tiga laporan polisi dari akhir Agustus hingga pertengahan September 2025. Tindakan penggerebekan dilakukan setelah informasi tentang pencurian motor Honda Beat warna silver dengan nomor polisi B 5960 TOT masuk ke polisi.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan 12 motor hasil curian, dua BPKB beserta STNK, satu flashdisk berisi rekaman CCTV, serta berbagai senjata seperti senjata api rakitan, senjata mainan, golok, dan pisau. Kontrakan tempat kelompok pencuri motor ini beroperasi telah berpura-pura menjadi bengkel, di mana para pelaku menempatkan barang bukti dan kendaraan hasil curian. Polisi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan modus operandi dari kelompok pencuri motor ini.





