Bambang Haryo Minta Pertimbangkan Kenaikan Bea Masuk

by -45 Views

Anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menyatakan bahwa Pemerintah perlu mempertimbangkan secara matang rencana kenaikan bea masuk import hingga 200 persen, terutama untuk barang yang berasal dari China. Menurutnya, kebijakan tersebut akan memiliki dampak besar bagi masyarakat, pelaku usaha, dan ekonomi nasional.

BHS menekankan bahwa Pemerintah harus mempertimbangkan dampaknya terhadap konsumen, industri, dan perdagangan dalam negeri sebelum menerapkan kenaikan bea masuk impor. Dia juga menyoroti kemungkinan negara-negara eksportir, seperti China, untuk mencari cara guna meningkatkan pendapatannya dengan menaikkan harga barang ekspor mereka ke Indonesia, terutama untuk bahan baku industri dalam negeri.

Sebagai contoh, dalam industri tekstil di Indonesia, sebagian besar bahan baku diimpor dari China, yang menyumbang sekitar 80 persen dari biaya produksi. Ketergantungan tinggi ini berpotensi menimbulkan kenaikan harga produk tekstil dalam negeri jika negara eksportir membalas dengan menaikkan harga bahan baku. Hal ini berpotensi mengurangi daya beli masyarakat dan merugikan industri dalam negeri.

BHS menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan oleh kenaikan bea masuk impor tersebut dan menekankan pentingnya pemerintah untuk mempertimbangkan semua faktor tersebut. Itulah yang menjadi perhatian Bambang Haryo Soekartono terkait rencana kenaikan bea masuk import yang sedang diperbincangkan.

Source link