Ganjar Pilih Berada di Luar Pemerintahan: Alasan dan Dampaknya

by -66 Views

Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, memilih untuk tidak mengisi jabatan menteri pada pemerintahan yang akan datang, tetapi lebih memilih untuk berada di luar pemerintahan. Alasannya adalah untuk menghindari pemusatan kekuasaan pada satu lembaga saja. Meskipun pihak pengusung Prabowo-Gibran telah menawarkan posisi menteri kepadanya, Ganjar menilai lebih baik jika posisi tersebut diberikan kepada parpol yang berada di koalisi pengusung. Menurut Ganjar, memberikan keleluasaan kepada pemenang Pilpres 2024 untuk menentukan kabinet adalah langkah yang lebih ‘respect’ dan membantu mewujudkan demokrasi sehat.

Ganjar tetap berkomunikasi dengan para relawan Ganjar-Mahfud baik di dalam maupun di luar negeri, untuk melakukan berbagai kegiatan yang mendukung ide dan gagasan mereka. Sebagai contoh, relawan di Amerika Serikat telah melakukan pendidikan politik secara rutin untuk meningkatkan kesadaran politik rakyat. Setelah putusan sengketa PHPU Pilpres diumumkan pada 22 April mendatang, Ganjar berencana kembali menjadi rakyat biasa dan bersama relawan akan fokus pada kegiatan berbasis komunitas di bidang pendidikan politik, lingkungan, UMKM, dan pemberdayaan masyarakat miskin.

Ganjar juga menyampaikan terima kasih kepada relawan dan pemerintahan yang akan datang, serta menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia. Meskipun KPU telah mengumumkan kemenangan Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud tetap mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Ganjar berpesan agar siapapun yang ditetapkan sebagai pemenang Pilpres nantinya diberikan kesempatan untuk memerintah, dengan memberikan dukungan dalam berbagai cara. Ganjar menekankan pentingnya dukungan yang konstruktif untuk membantu memperkuat republik.

Source link