Pada tanggal 20 November 2025, Fátima Bosch dari Meksiko berhasil meraih gelar Miss Universe 2025 setelah mengalahkan lebih dari 130 peserta dari berbagai negara. Penobatan berlangsung di Impact Challenger Hall, Bangkok, Thailand, dengan tema “The Power of Love”. Kemenangan Bosch tidak luput dari kontroversi yang melanda ajang Miss Universe tahun tersebut. Sebelum acara, Nawat Itsaragrisil, eksekutif penyelenggara, dikritik karena memarahi Bosch terbuka karena dituduh menolak sesi foto. Insiden tersebut memicu solidaritas peserta lain yang memilih dukung Bosch dengan meninggalkan ruangan. Presiden Miss Universe Organization, Raul Rocha Cantu, merespons kejadian tersebut dengan pernyataan solidaritas untuk semua wanita. Kontroversi juga muncul saat juri resmi, Omar Harfouch, mengundurkan diri dan menuduh adanya panel juri dadakan yang memilih finalis tanpa kehadiran juri resmi. Meskipun kontroversi tersebut, Bosch berhasil meraih gelar menjadi Miss Universe 2025, menggantikan pemenang sebelumnya, Victoria Kjær Theilvig dari Denmark. Kemenangan Bosch menunjukkan ketangguhan dan profesionalismenya serta menegaskan posisi Meksiko dalam kompetisi kecantikan internasional.
Kisah Fátima Bosch: Kontroversi hingga Mahkota Miss Universe 2025





