Pemkab Maros Siapkan Rp25 Miliar untuk Pembangunan Ulang Jembatan Pakere

by -37 Views

Perbaikan Jembatan Haji Bohari di Dusun Pakere, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, membutuhkan anggaran hingga Rp25 miliar. Jembatan yang menghubungkan Desa Bonto Tallasa dan Desa Tanete itu memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar 3 meter. Menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTRPP Maros, Muhammad Alif Husnaeni, kerusakan pada Jembatan Haji Bohari sudah tidak bisa ditangani dengan perbaikan sementara. Sebagai hasilnya, perlu dilakukan pembangunan ulang dengan estimasi biaya mencapai Rp25 miliar. Proses perencanaan teknis sedang berlangsung di tingkat pusat melalui PNUP, dengan harapan penanganan bisa dimulai tahun depan.

Bupati Maros Chaidir Syam menekankan pentingnya menangani jembatan tersebut dengan serius, agar tidak terjadi perbaikan setengah-setengah. Ia menjelaskan bahwa konstruksi jembatan tersebut tidak tahan lagi dan harus direhab total. Langkah awal yang akan dilakukan adalah membersihkan lokasi sebelum pembangunan fisik dimulai. Bupati berharap seluruh proses berjalan lancar karena Jembatan Haji Bohari memiliki peran strategis dalam konektivitas warga di wilayah Simbang dan sekitarnya.

Sebelumnya, jembatan itu roboh pada tanggal 20 November 2025, dan sejumlah warga setempat sudah merasakan dampaknya. Kepala Camat Simbang, Muhammad Yusri Rasyid, mengatakan bahwa erosi air akibat curah hujan tinggi yang mengikis pondasi menjadi penyebab utama kerusakan jembatan. Hal ini membuat ribuan warga terdampak dan harus mencari jalur alternatif. Jembatan Haji Bohari merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Tanete dan Desa Bonto Tallasa, sehingga perbaikan dan pembangunan ulang sangat penting untuk memastikan konektivitas yang lancar bagi masyarakat setempat.

Source link