Bupati Tapanuli Ungkap Penyalahgunaan Izin PHAT di Balik Kayu Banjir

by -82 Views

Pada hari Selasa, 2 Desember 2025, Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menyoroti temuan gelondongan kayu besar yang terbawa banjir bandang di beberapa wilayah Sumatera Utara. Ia menilai pernyataan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengenai kayu busuk atau kayu tumbang akibat cuaca ekstrem perlu ditinjau ulang secara langsung di lapangan.

Menurut Gus Irawan, gelondongan kayu tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda baru ditebang karena tidak terdapat daun, ranting, atau dahan pada kayu-kayu yang menerjang desa-desa di wilayahnya. Bupati menegaskan bahwa pernyataan Kemenhut mengenai kayu yang sudah busuk tersebut perlu dipertanyakan.

Lebih lanjut, Gus Irawan menyatakan bahwa Kemenhut sebelumnya menyebut kayu-kayu tersebut berasal dari izin legal, namun menurutnya, hal tersebut justru menjadi masalah. Menurutnya, pemerintah daerah tidak pernah terlibat dalam penerbitan izin tersebut dan masyarakat Tapanuli Selatan kini merasakan dampak terbesarnya.

Bupati juga mendesak Kemenhut untuk turun langsung ke lokasi guna melihat kondisi sesungguhnya. Risman Rambe, Kepala Desa Garoga, menambahkan bahwa kehadiran perusahaan yang membuka lahan sawit di hulu sungai menjadi penyebab munculnya gelondongan kayu besar saat banjir bandang.

Source link