Pembangunan ekonomi desa di Kabupaten Maros mendapat dorongan baru pada Senin, 15 Desember 2025. Di Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Komandan Kodim (Dandim) 1422/Maros, Letkol Arm Agung Yuhono, S.E., memimpin peletakan batu pertama pembangunan Gerai dan Pergudangan Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan ini menjadi bagian dari program nasional yang menargetkan pembangunan 80.000 gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah Indonesia.
Koperasi Bukan Sekadar Bangunan
Dalam sambutannya, Letkol Arm Agung Yuhono menegaskan bahwa proyek tersebut tidak boleh dipandang hanya sebagai pekerjaan fisik. Menurut dia, kehadiran koperasi harus menjadi penanda tumbuhnya kekuatan ekonomi dari bawah, terutama di tingkat desa. Koperasi dinilai bisa menjadi ruang yang lebih teratur dan produktif untuk menampung hasil pertanian, sekaligus mendorong perputaran produk UMKM agar lebih mudah berkembang di wilayah setempat.
Dukungan Daerah untuk Penguatan Ekonomi Rakyat
Pemerintah Kabupaten Maros menyambut baik pembangunan gerai dan pergudangan koperasi ini. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menempatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai prioritas. Pemkab berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh anggota koperasi maupun warga sekitar yang selama ini bergantung pada aktivitas ekonomi berbasis desa.
Hadiri Berbagai Unsur Daerah
Acara peletakan batu pertama ini juga dihadiri sejumlah unsur penting di daerah, mulai dari Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Anggota DPRD Kabupaten Maros, Danramil 04/Mandai, Kapolsek Mandai, Camat Mandai, Kepala Desa Tenrigangkae, hingga perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran mereka memperlihatkan adanya dukungan bersama terhadap upaya membangun kemandirian ekonomi desa melalui koperasi yang lebih kuat, terarah, dan berdaya saing.





