Aktor Inggris Rowan Atkinson, yang dikenal sebagai pemeran karakter ikonik Mr. Bean, mengungkapkan bahwa ia tidak lagi membaca kritik dan ulasan film sejak akhir abad ke-20. Baginya, kesuksesan sebuah tayangan saat ini lebih ditentukan oleh jumlah penonton dan apakah mereka ingin melihat lebih banyak. Menurut Atkinson, hal ini merupakan tolok ukur kesuksesan baginya.
Atkinson mengakui bahwa ia sering memerankan karakter yang tidak menyenangkan seperti Blackadder, Johnny English, dan Mr. Bean. Jika ia harus menilai karakter Mr. Bean, ia mungkin akan melihatnya sebagai tokoh yang egois dan bertingkah anarkis. Meskipun demikian, Mr. Bean tetap menjadi salah satu karakter komedi terbesar dari Inggris sejak pertama kali muncul pada tahun 1990.
Menurut Atkinson, sifat kekanak-kanakan Mr. Bean mungkin tidak membuatnya menjadi sosok yang “baik”, namun justru membuat banyak orang menyukainya. Meskipun karakter itu mungkin terdengar mirip dengan dirinya saat berusia 10 tahun, dengan ego kekanak-kanakan dan cara unik dalam menyelesaikan masalah, Atkinson menyatakan bahwa ia tidak ingin berbagi makan malam dengan karakter tersebut.
Atkinson juga merasa bahwa karakter lain yang pernah ia perankan memiliki kekhasan masing-masing: Blackadder dengan sifat sinis dan negatif, serta Johnny English yang dianggapnya sia-sia dan kurang menarik. Namun, dalam peran Trevor Bingley di acara terbaru Netflix, Man Vs Baby, Atkinson merasa senang bisa berperan sebagai sosok yang hangat dan menyenangkan.
Terkait kemungkinan adanya kelanjutan seri komedi yang ia bintangi, Atkinson menegaskan bahwa keputusan tersebut akan bergantung pada data penonton. Bagi Atkinson, hal ini lebih penting daripada membaca ulasan film.





