Pada hari Rabu, 24 Desember 2025, pukul 06:00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada menjelang perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2026. BMKG mengingatkan bahwa masuknya masa aktif monsun Asia dapat menyebabkan peningkatan curah hujan karena adanya suplai massa udara basah dari wilayah Asia. Wilayah-wilayah yang perlu diwaspadai adalah Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua Selatan, dan sebagian Sulawesi Selatan dan Maluku.
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menyatakan bahwa menjelang Natal hingga awal Januari, terjadi peningkatan curah hujan secara klimatologis. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca, seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, longsor, dan gelombang tinggi terutama di wilayah rawan bencana, perbukitan, dan pesisir. Imbauan ini diberikan untuk memastikan keselamatan dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, wisata, dan perayaan malam pergantian tahun.
BMKG juga memantau keberadaan siklon tropis yang aktif di wilayah Indonesia, yaitu Siklon Tropis Grant. Meskipun tidak berdampak langsung, keberadaan siklon ini meningkatkan kecepatan angin dan gelombang tinggi, terutama di wilayah barat Bengkulu, Lampung, Banten, dan Jawa. Untuk minggu ke depan, BMKG memperkirakan hujan masih akan mengguyur Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, meskipun dengan intensitas yang tergolong ringan.
Andri juga menekankan bahwa kondisi cuaca di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat secara umum masih kondusif, dengan beberapa wilayah dan tanggal tertentu yang perlu diwaspadai potensi hujan sedang hingga lebat. Imbauan ini diberikan untuk memastikan keselamatan dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi perubahan cuaca yang mungkin terjadi.





