Sutradara Fajar Martha Santosa membuka tabir keputusan berani dalam film horor komedi terbarunya, “Sebelum Dijemput Nenek”, dengan tidak menggunakan lagu sebagai soundtrack. Keputusan tersebut diambil setelah diskusi panjang untuk memastikan penonton dapat lebih mendalami cerita tanpa gangguan elemen musik vokal. Fajar menjelaskan bahwa strategi ini bertujuan untuk menyoroti elemen teknis yang telah dipersiapkan secara detil selama proses syuting. Dengan tidak adanya lagu dalam film, diharapkan audiens dapat lebih menitikberatkan perhatian pada intensitas adegan dan detail suara yang membangun ketegangan serta humor sekaligus.
Selain itu, tidak adanya lagu sebagai pengiring film juga sejalan dengan upaya tim produksi untuk memberikan pengalaman yang berbeda dan unik. Karakter Nenek yang memiliki peran penting dalam plot cerita juga menjadi faktor mengapa sutradara lebih memilih menghadirkan suasana misterius dengan nuansa yang lebih organik. Dengan pendekatan ini, Fajar Martha Santosa berharap penonton bisa merasakan pengalaman horor yang lebih murni dan mendalam, di mana suara-suara latar yang alami menjadi elemen utama dalam menyampaikan pesan film kepada pemirsa.
Film “Sebelum Dijemput Nenek” diproduseri oleh Rapi Films dan diperankan oleh Angga Yunanda, Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Wavi Zihan, dan Nopek Novian. Film ini rencananya akan tayang di bioskop Indonesia mulai tanggal 22 Januari 2026. Dengan pendekatan yang berbeda dan kolaborasi yang kuat antara sutradara, produser, dan para pemain, diharapkan film ini mampu memberikan pengalaman menarik dan memikat bagi para penontonnya.





