Pesawat jenis ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu (17/1). Pesawat itu sedang terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Kontak terakhir terjadi pada pukul 13.17 WITA sebelum sinyal komunikasi terputus. Posisi terakhir pesawat terdeteksi di sekitar Leang-Leang, Kabupaten Maros, wilayah dengan kontur perbukitan dan kawasan karst.
Pesawat membawa 11 orang, terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang. Basarnas Makassar telah melakukan pencarian intensif dengan mengerahkan 40 personel. Pencarian dilakukan dengan memperhatikan keselamatan personel dan kondisi medan. Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung dan masyarakat diminta untuk menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.
Peristiwa ini memunculkan ingatan akan tragedi jatuhnya pesawat Aviastar di Sulawesi Selatan 10 tahun yang lalu. Tragedi tersebut menimbulkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan dalam penerbangan, terutama di daerah dengan medan yang menantang. Informasi terkait penyebab hilangnya kontak pesawat IAT masih dalam tahap pendalaman dan publik diminta untuk mengikuti perkembangan melalui sumber resmi. Pencarian akan terus dilakukan hingga keberadaan pesawat dan penumpangnya dipastikan.





