Penjelasan Polisi Terkait Overdosis Selebgram Lula Lahfah

by -267 Views

Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah di Apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat, 23 Januari 2026, langsung memicu banyak spekulasi di media sosial. Salah satu isu yang paling ramai dibicarakan adalah dugaan overdosis. Namun, polisi menegaskan bahwa dugaan tersebut belum bisa dipastikan tanpa pemeriksaan medis yang lebih mendalam.

Polisi: Penyebab Kematian Belum Bisa Dipastikan

Pihak kepolisian menyebut autopsi menjadi langkah penting untuk mengetahui penyebab pasti kematian Lula. Hingga kini, polisi belum dapat menyimpulkan apakah kematian itu berkaitan dengan overdosis atau faktor lain. Dalam keterangan yang sama, polisi juga menjelaskan adanya luka lebam pada jasad Lula, tetapi kondisi itu belum bisa dihubungkan dengan penyebab kematian sebelum hasil autopsi keluar.

Ditemukan Petugas Keamanan Apartemen

Berdasarkan informasi yang beredar, Lula pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan apartemen sebelum kemudian dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk pemeriksaan lebih lanjut. Peristiwa ini membuat kabar kematiannya cepat menyebar dan memancing perhatian publik, terutama setelah muncul berbagai unggahan di media sosial yang mengaitkan kejadian tersebut dengan dugaan tertentu.

Surat Keterangan Kematian Ikut Beredar

Di tengah ramainya spekulasi, surat keterangan kematian dari Mardhiyah Medical Clinic juga tersebar luas. Dalam dokumen itu disebutkan Lula meninggal akibat henti jantung dan henti nafas pada pukul 19.20 WIB. Informasi tersebut semakin memperkuat perhatian warganet, meski tetap belum menggantikan hasil pemeriksaan resmi yang dibutuhkan untuk menjelaskan penyebab kematian secara utuh.

Kabar duka ini juga menyebar cepat setelah sahabatnya, Dery Syahputra, mengunggah foto Lula disertai emotikon menangis. Informasi lebih lanjut disebut dapat diakses melalui Instagram @kimjennniiie.