Joko Anwar kembali mencetak prestasi internasional dengan karyanya yang terbaru, Ghost in the Cell, yang berhasil masuk dalam Berlin International Film Festival atau Berlinale 2026. Film ini akan ditayangkan dalam kategori Forum, sesi yang sangat bergengsi dan selektif dalam pemilihannya. Berlinale Forum dikenal sebagai ruang kurasi film dengan visi sinematik tajam, narasi yang berani, dan kemampuan untuk menghadirkan realitas sosial-politik. Film-film yang terpilih dalam Forum ini biasanya memiliki identitas artistik yang kuat, seperti Exhuma (2025) dan Snowpiercer (2014).
Ghost in the Cell adalah karya Joko Anwar yang memvisualisasikan kondisi sosial politik di Indonesia melalui film. Film ini menyoroti isu-isu terkini yang menjadi latar belakang ceritanya. Produser Tia Hasibuan menyatakan bahwa keberadaan film Ghost in the Cell di Berlinale Forum akan memberikan jaminan kualitas bagi penonton di Indonesia.
Sinopsis Ghost in the Cell mengisahkan rivalitas antar geng narapidana di penjara Labuan Angsana yang semakin rumit karena adanya korupsi dan konflik internal di kalangan penjaga penjara. Ketegangan meningkat ketika narapidana mulai dibunuh satu per satu. Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor terkenal termasuk Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, Morgan Oey, dan banyak lagi. Penayangan perdana Ghost in the Cell di Berlinale Forum dijadwalkan pada 13 Februari 2026, sementara jadwal tayang di Indonesia masih belum diumumkan, namun pastinya akan rilis pada tahun 2026.





