PT Semen Tonasa menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Komitmen tersebut diutarakan dalam Seminar Nasional K3 dengan tema “Revitalisasi Peran UMKM melalui Penerapan Standar K3 dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Sulawesi Selatan”, yang diselenggarakan di Pinisi Ballroom Hotel Claro, Makassar pada Rabu (21/1/2026).
Dalam acara tersebut, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, diwakili oleh Manager Plant OHS PT Semen Tonasa, Sjarifuddin Said, hadir sebagai narasumber. Mereka menjelaskan peran perusahaan dalam memberdayakan UMKM melalui penerapan K3 sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sjarifuddin Said menegaskan bahwa penerapan K3 tidak hanya relevan untuk industri besar, tetapi juga penting bagi UMKM dalam meningkatkan produktivitas, kualitas usaha, serta keberlanjutan bisnis.
Penerapan K3 dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, serta mendorong UMKM untuk lebih profesional dan berdaya saing. Melalui program TJSL, PT Semen Tonasa terus mendukung UMKM binaan untuk memahami dan menerapkan prinsip K3 dalam kegiatan sehari-hari. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMKM tentang pentingnya keselamatan kerja sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha.
Selain membahas penerapan K3, acara ini juga melibatkan Pengurus Dewan K3 Provinsi Sulawesi Selatan dan berbagai pembicara dari berbagai lembaga terkait. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut membuka acara ini yang dihadiri oleh pemangku kepentingan dari instansi pemerintah, perusahaan, asosiasi, dan pelaku UMKM. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan komitmen dan kepedulian yang tinggi terhadap penerapan standar K3 sebagai upaya meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM di Sulawesi Selatan.





