Pada hari Senin (26/1/2026), Pemerintah Kabupaten Maros secara resmi mengresmikan jaringan irigasi baru di Dusun Pattiro, Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu. Jaringan irigasi sepanjang 653 meter ini dirancang untuk mengairi sekitar 70 hektare lahan persawahan warga. Bupati Maros, Chaidir Syam, menjelaskan bahwa pembangunan irigasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung program swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di pedesaan. Dengan infrastruktur irigasi yang baik, petani dapat meningkatkan indeks pertanaman menjadi tiga kali setahun, yang berarti dapat panen hingga tiga kali dalam setahun. Pembangunan irigasi ini didanai melalui APBD Kabupaten Maros dengan nilai anggaran sekitar Rp1 miliar. Chaidir juga mencatat bahwa pemerintah pusat telah memberikan bantuan dalam perbaikan jaringan irigasi di Kabupaten Maros pada tahun 2025. Di samping itu, Kepala Dinas PUTRPP Kabupaten Maros, Muhammad Alfian Amri, menjelaskan bahwa irigasi yang diresmikan merupakan jaringan baru yang belum pernah ada sebelumnya. Irigasi ini memiliki panjang sekitar 653 meter dan khususnya mengairi lahan persawahan seluas 70 hektare di Desa Bontomanai, Kecamatan Tompobulu.
Optimalkan Produksi Pangan dengan Irigasi Baru di Maros





