Barbie Autisme: Dukung Autistic Self Advocacy Network dengan Mainan Mattel

by -53 Views

Mattel baru saja merilis koleksi Barbie autisme, hasil kolaborasi dengan Autistic Self Advocacy Network (ASAN). Desain boneka ini sepenuhnya disesuaikan dengan karakteristik orang yang berada dalam spektrum autisme, yang berbeda-beda untuk setiap individu. Global Head of Dolls Mattel, Jamie Cygielman, menyatakan harapannya agar Barbie ini bisa mencerminkan inklusi dan memberikan gambaran positif bagi anak-anak autisme. Barbie autisme memiliki penampilan sederhana dengan fitur yang unik, seperti pakaian longgar untuk meminimalisir stimulasi sensoris yang berlebihan.

Selain itu, Barbie autisme juga dilengkapi dengan aksesori seperti fidget spinner, headphone, dan tablet khusus untuk komunikasi, sesuai dengan kebutuhan orang autisme dalam kesehariannya. Barbie sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Ruth Handler dari perusahaan mainan Mattel pada tahun 1959, dan sejak itu berkembang menjadi simbol fesyen dan aspirasi perempuan di seluruh dunia. Barbie telah merilis berbagai koleksi termasuk koleksi disabilitas dan koleksi ‘inspiring women’ yang terinspirasi dari perempuan hebat dalam sejarah.

Barbie juga tidak hanya hadir dalam bentuk boneka, namun juga dalam versi animasi dan film layar lebar. Dengan adanya koleksi Barbie autisme, Mattel terus berusaha untuk menciptakan mainan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan representasi yang inklusif bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Barbie autisme diharapkan dapat menjadi salah satu langkah positif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya inklusi dan representasi yang beragam di dalam mainan dan media.

Source link