Bupati Maros, Chaidir Syam, telah melantik puluhan pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros untuk melakukan penyegaran organisasi dan pengisian jabatan strategis. Langkah ini diambil untuk memastikan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan maksimal dengan kepemimpinan yang sudah ditetapkan. Dalam prosesi pelantikan, Chaidir Syam mengungkapkan bahwa terjadi perputaran, rotasi, dan promosi untuk sebanyak 76 orang yang dilantik. Hal ini bertujuan untuk menyegarkan struktur organisasi di beberapa bagian.
Chaidir menjelaskan bahwa pelantikan ini mengisi seluruh posisi Sekretaris Dinas (Sekdis) di Kabupaten Maros secara keseluruhan. “Semuanya sudah terisi. Jabatan di tingkat Tinggi Pratama Eselon II dan jajaran Sekdis sudah dipenuhi. Dengan pemimpin OPD dan sekretaris yang lengkap, diharapkan kinerja seluruhnya akan semakin baik,” ujarnya. Selain itu, sektor pendidikan juga menjadi fokus utama, di mana terdapat mutasi 25 kepala sekolah sebagai bagian dari pengisian sekitar 50 posisi kosong.
Beberapa poin penataan kepala sekolah sesuai aturan Kementerian Pendidikan, termasuk kembali menjadi guru setelah dua kali masa jabatan, kesempatan untuk mendaftar kembali sebagai kepala sekolah di masa mendatang, dan pengecualian untuk kepala sekolah yang sudah memasuki usia pensiun. Bupati Maros juga memberikan peluang bagi tenaga Pegawai Pendidikan dan Kesejahteraan (P3K) untuk menduduki jabatan struktural maupun kepala sekolah, dengan syarat mereka hanya bisa menjabat di tempat di mana mereka biasanya bertugas. Dengan demikian, proses promosi P3K diarahkan sesuai dengan tata cara yang berlaku.





