Sinergi antara TNI dan perguruan tinggi terus didorong untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Di Desa Moncongloe, Kodim 1422 Maros, Babinsa Desa, Sertu Muh. Yusuf, turut serta dalam pendampingan budidaya ikan lele bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas). Kegiatan ini dilakukan untuk membantu warga meningkatkan produksi ikan lele melalui pendampingan teknis dan edukasi langsung.
Mahasiswa KKN dari Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan Unhas, seperti A Almuhtadi Filla Mahdi, terlibat dalam pembuatan akuaponik sederhana dan pemijahan ikan lele di rumah Sukri, Ketua Kelompok Tani Dusun Biring Je’ne. Observasi mahasiswa menemukan bahwa lahan budidaya ikan lele di lingkungan warga terbatas, sehingga pemanfaatan lahan pekarangan rumah dianggap sebagai solusi yang efektif.
Selain memberikan pendampingan teknis, Babinsa dan mahasiswa KKN Unhas juga memberikan edukasi kepada masyarakat seputar teknik pengembangan budidaya ikan lele, mulai dari pemijahan hingga pemeliharaan. Harapannya, masyarakat dapat mandiri dalam menerapkan pengetahuan yang diberikan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Moncongloe, Muhammad Iqbal, serta masyarakat setempat. Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan di Desa Moncongloe dan membuka peluang usaha budidaya perikanan secara rumah tangga. Kolaborasi antara Babinsa dan mahasiswa KKN Unhas diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga desa dan membantu memperkuat ketahanan pangan secara keseluruhan.





