The Housemaid (2025) merupakan adaptasi novel terkenal karya Freida McFadden yang tetap segar meskipun mengalami beberapa perubahan dalam ceritanya. Film thriller ini mampu berdiri sendiri sebagai tontonan yang menarik, baik bagi para pembaca novel maupun penonton yang baru. Sutradara Paul Feig dan penulis skenario Rebecca Sonnenshine berhasil menghadirkan cerita yang menarik dan menghibur dengan pengalaman Feig dalam menggarap thriller psikologis yang berfokus pada karakter perempuan terlihat melalui film ini.
The Housemaid bukan sekadar cerita tentang keluarga yang terganggu karena ART baru, melainkan menawarkan konflik yang lebih dalam dan kompleks. Alur cerita dan sinematografi berhasil membantu penonton mengikuti petunjuk dengan lambat sambil menciptakan atmosfer yang mendebarkan. Para pemain seperti Amanda Seyfried, Brandon Sklenar, dan Sydney Sweeney tampil luar biasa dengan menyampaikan karakter-karakter mereka dengan baik.
Beberapa perubahan dari novel terasa berhasil di film ini, terutama dalam penggambaran penyiksaan yang lebih masuk akal dan kelam. Namun, ada juga revisi yang membuat cerita terasa sedikit kehilangan kekacauan, seperti kurangnya pendalaman karakter dan kehadiran sosok penting yang terpotong. Meskipun demikian, keseluruhan The Housemaid tetap menjadi hiburan yang menarik dengan nuansa gelap yang konsisten.
Absennya sosok Evelyn Winchester mungkin menjadi kekurangan terbesar dalam film ini, namun penampilan Amanda Seyfried yang luar biasa mampu memberikan alasan yang kuat untuk menonton film ini. Bagi yang belum membaca novelnya, The Housemaid berpotensi memberikan pengalaman menonton yang mengejutkan dan memikat.(*)
[Source link](https://www.times.co.id/the-housemaid-ketika-rumah-sempurna-menjadi-penjara-paling-kejam)





