Polda Metro Jaya Mengamankan Empat Penjual Tramadol Jakpus

by -197 Views

Patroli malam Minggu di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, berujung pada pengamanan empat pria yang diduga terlibat dalam penjualan obat keras Tramadol. Penindakan ini dilakukan Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya saat menjalankan patroli rutin yang digelar untuk menekan aktivitas ilegal di wilayah hukum setempat.

Empat Pria Diamankan Saat Transaksi Mencurigakan

Dalam operasi yang melibatkan 37 personel, termasuk Tim Patroli 3P, Patroli Monitoring, dan Polwan, petugas dipimpin oleh Ipda Dedy Suhendro dan Ipda Abdul Kadzim. Di lapangan, tim menemukan aktivitas transaksi yang dinilai mencurigakan dan mengarah pada dugaan penjualan obat keras tanpa izin. Dari hasil penindakan itu, empat orang langsung diamankan bersama sejumlah barang bukti.

Barang bukti yang disita antara lain 15 strip Tramadol, satu unit telepon genggam, dan dua dompet. Keempat terduga pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memutus rantai peredaran obat keras yang kerap menyasar ruang-ruang publik di ibu kota.

Patroli Diperketat untuk Tekan Peredaran Obat Ilegal

Patroli Perintis Presisi disebut akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk pencegahan terhadap peredaran obat keras di wilayah Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun distribusi obat keras ilegal.

Budi juga mengimbau warga untuk segera melapor bila menemukan aktivitas yang mencurigakan melalui Call Center 110. Menurutnya, penanganan kasus obat terlarang dilakukan secara tegas, terukur, dan profesional, namun langkah itu akan lebih efektif jika mendapat dukungan dari masyarakat.

Ramadan Jadi Periode Pengawasan Lebih Ketat

Selain fokus pada peredaran obat keras, Polda Metro Jaya juga tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kamtibmas selama bulan Ramadan. Patroli intensif dijalankan untuk mencegah potensi tawuran dan menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukumnya. Seluruh langkah ini diarahkan agar keamanan di Jakarta dan sekitarnya tetap terkendali, terutama pada jam-jam rawan saat masyarakat beraktivitas di malam hari.

Semua tulisan dalam artikel ini merupakan hak cipta ANTARA dan dilarang keras untuk menyalin atau menggunakan konten tanpa izin tertulis.