Penyanyi dangdut Nassar atau yang akrab disapa King Nassar mulai menata langkah jauh-jauh hari menuju konser tunggal yang dijadwalkan berlangsung pada 2026. Bukan hanya soal konsep panggung, ia juga memberi perhatian serius pada kondisi fisik agar bisa tampil maksimal di hadapan penggemar. Salah satu kebiasaan yang kini ia tingkatkan adalah jalan kaki, terutama selama bulan puasa, sebagai cara menjaga kebugaran sekaligus membantu menurunkan berat badan.
Fokus pada fisik demi panggung yang lebih energik
Dalam pertemuan di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Nassar mengungkapkan bahwa target pribadinya cukup jelas: membuat tubuh lebih ideal agar penampilannya di konser nanti terlihat lebih menarik dan penuh energi. Baginya, konser tunggal bukan sekadar tampil menyanyi, melainkan momen untuk menunjukkan performa terbaik secara utuh.
Persiapan itu terasa masuk akal jika melihat karakter panggung King Nassar yang selama ini dikenal dinamis. Ia kerap tampil spontan, mengikuti suasana penonton, dan membiarkan energi di dalam venue ikut membentuk jalannya pertunjukan. Karena itu, fisik yang prima menjadi bekal penting agar aksinya tetap kuat dari awal hingga akhir acara.
Setlist bisa berubah, tim band ikut dibawa
Selain menjaga kondisi tubuh, Nassar juga menyiapkan sisi teknis dengan lebih hati-hati. Salah satu kebiasaannya adalah membawa tim band sendiri setiap kali tampil. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi perubahan mendadak pada daftar lagu yang dibawakan.
Nassar menjelaskan bahwa setlist konsernya sering berubah secara spontan mengikuti respons penonton di lokasi. Di titik inilah peran musisi pengiring yang sudah memahami gaya tampilnya menjadi penting. Dengan tim yang sama, ia merasa lebih leluasa bergerak dan menyesuaikan pertunjukan tanpa kehilangan ritme.
Dukungan penggemar jadi bahan bakar utama
Di tengah persiapan yang masih panjang menuju 2026, King Nassar juga tak menutup rasa syukurnya atas dukungan besar dari para penggemar. Menurutnya, antusiasme penonton adalah bentuk apresiasi paling berharga dalam perjalanan kariernya sebagai penyanyi dangdut. Dukungan itulah yang terus mendorongnya untuk menjaga stamina, merapikan konsep, dan memastikan konser tunggal nanti benar-benar meninggalkan kesan kuat.

