Pemulihan Trauma Ibu Korban dan Pelaku Pembunuhan oleh Polisi

by -43 Views

Polres Metro Jakarta Utara memberikan trauma healing kepada ibu dari korban pembunuhan MAR (22) dan pelaku MAH (16). Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsin, menyatakan bahwa ibu tersebut masih dalam keadaan histeris dan diberikan hipnoterapi untuk membantu menenangkan dirinya. Bersama dengan personel yang memiliki kemampuan pelayanan trauma healing, mereka langsung mendatangi rumah sang ibu untuk memberikan layanan ini.

Polisi juga mengambil keterangan mengenai peristiwa yang menimpa kedua anak tersebut. Sri menjelaskan bahwa kondisi yang dihadapi sang ibu sangat berat, dan Polres Metro Jakarta Utara memberikan pendampingan sesuai arahan Kapolres. Pelayanan trauma healing akan terus diberikan untuk melihat kondisi kejiwaan sang ibu.

Ibu tersebut mengaku tidak pernah pilih kasih kepada kedua anaknya. Sang abang MAR (22) berkuliah di tiga tempat dan membutuhkan biaya pendidikan yang lebih besar dibandingkan adiknya yang masih bersekolah SMP. Sri juga mengungkapkan bahwa ibu tersebut lebih memperhatikan pelaku karena mengalami penyakit lambung.

Komunikasi antara kedua anak tersebut juga tidak berjalan dengan baik, dimana jika si abang ingin berbicara dengan adiknya, harus melalui ibunya. Peristiwa tersebut terjadi saat MAH (16) memukul kepala kakaknya hingga tewas. Sri menyebut bahwa pelaku terus memukul kepala korban bahkan setelah korban jatuh tersungkur.

Pelaku diduga nekat melakukan pembunuhan karena adanya permasalahan keluarga dan rasa cemburu. Sri menambahkan bahwa pelaku merasa kakaknya selalu lebih diperhatikan oleh ibunya. Polres Metro Jakarta Utara berjanji untuk terus memberikan pelayanan dan membantu keluarga yang terdampak dalam menghadapi kejadian ini.

Source link