Marcell Siahaan Hadirkan “Menuju Cahaya”, Lagu yang Lahir dari Perjalanan Batin
Marcell Siahaan merilis single Menuju Cahaya bertepatan dengan Ramadan, bukan sekadar sebagai karya baru, melainkan sebagai potret pergulatan batin yang ia tuangkan ke dalam musik. Lagu ini ditulis sendiri oleh Marcell untuk menggambarkan momen ketika manusia tak lagi menempatkan diri sebagai pusat, lalu perlahan bergerak menuju sesuatu yang lebih besar. Dalam unggahan di media sosial, ia menegaskan bahwa Menuju Cahaya lebih berbicara tentang pelepasan ketimbang pencapaian.
Lagu tentang melepas, bukan sekadar mencari
Melalui lagu ini, Marcell ingin menghadirkan ruang hening bagi pendengarnya. Ia mendorong pendengar untuk menanggalkan pembenaran diri dan berjalan dengan jujur menuju Cahaya. Nuansa reflektif itu terasa kuat karena Menuju Cahaya tidak dibangun sebagai lagu yang menggurui, melainkan seperti ajakan untuk berhenti sejenak dan menengok ke dalam diri.
Marcell Siahaan, yang akrab dikenal lewat lagu-lagu seperti Semusim dan Firasat, juga menjelaskan bahwa lagu ini terinspirasi dari konsep Tazkiyatun Nafs, atau pemurnian jiwa. Pengulangan lirik di dalamnya menggambarkan proses yang terus berulang, seolah menegaskan bahwa perjalanan membersihkan diri bukan sesuatu yang selesai dalam sekali langkah.
Sentuhan baru tanpa meninggalkan ciri khas
Di sisi musikal, Marcell memberi warna elektronik agar lagu ini terdengar segar, namun tetap menjaga identitas vokal dan karakter musikalnya. Perpaduan itu membuat Menuju Cahaya terasa modern, tetapi tidak kehilangan kedalaman emosional yang selama ini lekat pada karya-karyanya.
Terinspirasi pengalaman spiritual pribadi
Sebagai mualaf sejak 2012, Marcell menceritakan bahwa keputusannya memeluk Islam merupakan hasil perjalanan spiritual yang panjang, bukan karena paksaan. Ia pernah menjalani berbagai keyakinan, mulai dari Kristen, Buddha, hingga agnostik, sebelum akhirnya menemukan ketentraman dalam Islam. Dari proses itulah Menuju Cahaya lahir sebagai cerminan pengalaman pribadinya dalam belajar dan memahami makna hidup.
Lagu Menuju Cahaya kini sudah tersedia di berbagai platform musik streaming, dan hadir sebagai karya yang tidak hanya bisa didengar, tetapi juga direnungkan.

