Menjelang Idulfitri 2026, Wijaya 80 dan Sal Priadi memilih merayakan momen itu lewat lagu yang tak sekadar romantis, tetapi juga menyentuh isu yang kerap hadir di sekitar kita: cinta yang harus berhadapan dengan perbedaan keyakinan. Single terbaru mereka, Bulan Bintang, Garis Menyilang, hadir sebagai karya yang menggabungkan rasa hangat, getir, dan ruang renung dalam satu tarikan nada.
Cinta, perbedaan, dan ruang untuk bertahan
Lagu ini ditulis bersama oleh Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, dan Hezky Joe dari Wijaya 80 bersama Sal Priadi. Di tangan mereka, tema yang berat justru dibawa dengan pendekatan musik yang lebih puitis dan intim. Ardhito Pramono mengatakan bahwa persoalan seperti ini terus berulang dari masa ke masa, sehingga lagu tersebut tidak hanya bicara soal hubungan yang tragis, tetapi juga tentang keberanian untuk tetap bertahan di tengah kenyataan yang tidak selalu mudah.
Produser lagu, Erikson Jayanto, menyebut Bulan Bintang, Garis Menyilang sebagai salah satu karya terbaik mereka. Ia juga menuturkan bahwa Sal Priadi sangat tertarik dengan kolaborasi ini sejak awal. Perpaduan musik pop klasik khas Wijaya 80 dengan lirik kontemporer Sal Priadi membuat lagu ini terasa berbeda, sekaligus memberi kesan spiritual yang kontras namun tetap menyentuh.
Dirilis jelang Lebaran, bukan Natal
Sal Priadi mengungkapkan bahwa pada mulanya lagu ini sempat diarahkan untuk rilis Natal. Namun, setelah dipertimbangkan, momen Idulfitri dinilai lebih tepat untuk menghadirkannya ke publik. Keputusan itu membuat lagu ini terasa relevan sebagai teman dengar bagi mereka yang merayakan kasih, keluarga, dan pertemuan di tengah latar belakang yang tak selalu sama.
Sal juga berharap lagu ini bisa menjadi pengantar bagi pasangan dengan latar belakang berbeda saat berhadapan dengan keluarga besar dalam suasana hari raya. Dengan nuansa yang tenang namun tajam, lagu ini menempatkan cinta bukan sebagai jawaban sederhana, melainkan sebagai perjalanan yang harus dinegosiasikan dengan kenyataan sosial dan batin.
Sudah tersedia di platform digital
Bulan Bintang, Garis Menyilang kini sudah tersedia di platform pemutar musik digital. Rilis ini juga menandai awal dari kolaborasi Wijaya 80 dan Sal Priadi ke depan, sebuah kerja sama yang membuka kemungkinan lebih luas antara warna musik pop klasik dan pendekatan lirik yang lebih personal. Source link



