PAMDI Malang Raya Meramaikan Kampoeng Ramadan Trunojoyo 2026

by -234 Views

PAMDI Malang Raya Siap Meramaikan Kampoeng Ramadan Trunojoyo 2026

Kampoeng Ramadan Trunojoyo 2026 di Lapangan Trunojoyo, Klojen, Kota Malang, dipastikan tidak hanya menjadi ruang belanja dan kuliner, tetapi juga panggung bagi para pelaku seni lokal. Selama 29 hari penuh, mulai 1 hingga 29 Maret 2026, ajang bazar Ramadan ini akan diramaikan oleh PAMDI Malang Raya yang hadir membawa warna hiburan dangdut sekaligus kegiatan sosial.

PAMDI Hadir dengan Misi Lebih dari Sekadar Hiburan

Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Malang Raya akan ikut ambil bagian dalam gelaran tersebut sebagai wadah resmi artis dangdut Indonesia di Kota Malang. Ketua PAMDI Kota Malang, Rosa Amelia, mengajak seluruh pengurus PAMDI se-Malang Raya untuk terlibat aktif dan tampil bergiliran sepanjang bulan Ramadan.

Partisipasi mereka tidak berhenti pada penampilan musik. PAMDI juga menyiapkan pembagian takjil gratis kepada pengunjung, sekaligus memperkenalkan organisasi mereka kepada masyarakat luas. Dengan begitu, kehadiran PAMDI di Kampoeng Ramadan Trunojoyo 2026 diharapkan memberi manfaat yang lebih luas, baik dari sisi hiburan maupun kedekatan dengan warga.

Kolaborasi Komunitas, Pelaku Usaha, dan Media Lokal

Di dalam bazar Ramadan ini, PAMDI juga disebut akan menjalankan sejumlah kegiatan sosial dan pendidikan. Mereka akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Garuda Food, untuk mendukung jalannya acara. Panitia penyelenggara menyambut baik keterlibatan PAMDI Malang Raya karena dinilai dapat memperkaya isi acara dan menarik lebih banyak pengunjung.

Ada sekitar 80 stand pameran serta wahana permainan keluarga yang disiapkan untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Berada di pusat Kota Malang, lokasi ini diproyeksikan menjadi salah satu destinasi ngabuburit baru selama Ramadan.

Didukung Berbagai Pihak

Gelaran ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya DMR Production, TIMES Indonesia, Malang Post, EventMalang, dan JTV Malang. Kehadiran berbagai unsur tersebut membuat Kampoeng Ramadan Trunojoyo 2026 diposisikan bukan sekadar bazar musiman, melainkan ruang pertemuan antara hiburan, ekonomi kreatif, dan aktivitas sosial selama bulan suci.

Kolaborasi antara komunitas musik dangdut, pelaku usaha, dan media lokal diharapkan mampu menjaga denyut acara tetap hidup sepanjang Ramadan. Bagi PAMDI Malang Raya, momentum ini sekaligus menjadi cara untuk menegaskan bahwa dangdut tetap punya tempat di tengah masyarakat Kota Malang dan sekitarnya.