Kabupaten Maros bersiap mengambil panggung utama sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ke-XXXIV. Ajang yang dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 18 Maret 2026 ini tak sekadar menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga ujian kesiapan Maros dalam mengelola event besar dengan skala lintas daerah.
Persiapan Masuk Tahap Akhir
Panitia pelaksana yang dipimpin Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menyebut seluruh persiapan kini sudah berada di tahap finalisasi. Dalam beberapa bulan terakhir, koordinasi dengan berbagai pihak terus dikebut agar tidak ada celah saat hari pelaksanaan tiba. Menurut Muetazim, seluruh unsur pendukung telah disiapkan dan komunikasi dengan pihak terkait berjalan baik.
Rangkaian MTQ akan dimulai pada 10 Maret dengan penerimaan kafilah dari 24 kabupaten/kota di Baruga A dan B kantor bupati. Panitia memperkirakan ada 1041 peserta inti, di luar rombongan masing-masing kafilah. Para peserta akan ditempatkan di sejumlah pemondokan yang sudah disiapkan di beberapa kecamatan.
Rangkaian Acara Padat Sejak Awal
Sehari setelah kedatangan kafilah, suasana MTQ akan berlanjut dengan malam ta’aruf dan pelantikan 117 dewan hakim pada 11 Maret di taman kota depan Rujab. Agenda ini menjadi salah satu titik penting sebelum lomba resmi dimulai, karena dewan hakim akan menjadi penentu jalannya penilaian di seluruh cabang pertandingan.
Pembukaan MTQ dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret di Lapangan Pallantikang dan akan dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Acara pembukaan juga disiapkan tampil meriah dengan kehadiran penyanyi religi Haddad Alwy, orkestra santri Al-Ikhlas, paduan suara lintas agama, serta tari kolosal.
10 Majelis, Pameran Daerah, dan UMKM
MTQ XXXIV ini akan mempertandingkan 8 cabang utama dan 23 golongan lomba, mulai dari qiraat hingga karya tulis ilmiah. Seluruh perlombaan akan dibagi ke dalam 10 majelis agar pelaksanaan lebih teratur. Sejumlah titik lomba juga sudah disiapkan, termasuk Lapangan Pallantikang untuk tilawah dan gedung serbaguna untuk cabang kaligrafi.
Selain arena lomba, panitia juga menyiapkan area pameran dari 24 kabupaten/kota serta stand UMKM yang akan berjajar di sepanjang Jalan Bougenville, samping kantor Bupati Maros. Kehadiran ruang pameran ini diharapkan memberi warna tambahan bagi MTQ, sekaligus membuka ruang bagi daerah peserta untuk menampilkan identitas dan potensi masing-masing.
Muetazim berharap seluruh rangkaian MTQ berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan, tanpa hambatan berarti dari awal hingga penutupan.





