Perkembangan PAD Maros: Sektor Pertanian & Pariwisata Masih Tertinggal

by -109 Views

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros pada triwulan pertama tahun 2026 menunjukkan tren positif dengan realisasi mencapai Rp79 miliar atau sekitar 22,55 persen dari target tahunan Rp352 miliar. Bupati Maros, Chaidir Syam, menyambut capaian tersebut yang mendekati target normal triwulan pertama sekitar 25 persen. Meski demikian, sejumlah sektor masih menghadapi kendala, terutama pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang baru mencapai 4,84 persen dari target. Chaidir mengidentifikasi bahwa pemilik lahan yang berdomisili di luar daerah menjadi salah satu penyebab rendahnya capaian PBB. Di awal tahun, kinerja beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) juga masih belum optimal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencapai capaian tertinggi sementara Dinas Koperasi, Perdagangan, dan UKM (Kopumdag) serta Dinas Pariwisata masih jauh dari target yang ditetapkan. Namun, Chaidir optimis bahwa sektor pariwisata berpotensi meningkat, terutama dengan kontribusi dari kawasan wisata Bantimurung. Tantangan lain juga hadir di sektor pertanian dan perdagangan yang masih menunjukkan capaian yang rendah pada awal tahun. Meskipun begitu, fasilitas kesehatan mulai berkontribusi terhadap PAD di Kecamatan Camba, meski masih terbatas pada pasien non-KTP Maros.brtcaya bahwa dengan upaya maksimal, capaian pendapatan daerah akan terus ditingkatkan serta berbagai sektor potensial untuk memberikan kontribusi yang signifikan.

Source link