Puluhan riders memenuhi Kota Malang dalam acara Sunmori Road to Hey Slank pada hari Minggu. Kegiatan ini dipimpin oleh vokalis Kaka Slank dan rombongan menjelajahi beberapa titik ikonik di Kota Malang sebelum menuju konser Hey Slank X HS di Lapangan Rampal. Kegiatan riding ini merupakan bagian dari rangkaian tur Slank yang diadakan secara khusus menjelang konser. Menurut Official Regional HS Jatim–Bali, David Ferdian M, Sunmori bukan hanya sekadar konvoi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dalam rangka menuju konser. Antusiasme peserta terlihat sepanjang perjalanan, terutama dari komunitas Vespa yang solid. Konser Hey Slank X HS di Lapangan Rampal bukan hanya meriah dengan panggung musik, tetapi juga menjadi pertemuan dua ikon dengan sejarah kuat di Malang, yaitu Slank dan industri rokok.
Bagi Slank, Malang memiliki makna khusus dalam perjalanan karier mereka. Menurut Kaka Slank, Malang merupakan kunci kesuksesan bagi masa depan mereka, seperti yang pernah disampaikan oleh musisi senior di awal debut. Bimbim juga mengakui bahwa atmosfer Malang selalu memberikan semangat yang menggairahkan. Kota ini juga dikenal sebagai basis paling militan bagi Slankers di Indonesia, membuat setiap tur mereka di Malang selalu istimewa.
Dari segi HS, Direktur Sales & Marketing, Falah Adha, melihat Malang sebagai pasar yang potensial dan simbol kuat dari industri rokok nasional. HS bukan hanya hadir sebagai produk, tetapi juga sebagai pemicu semangat bagi anak muda untuk berani berbeda dan berkarya. Kolaborasi antara Slank dan HS didasari oleh visi sosial yang sama, untuk mendorong kreativitas dan inklusivitas anak muda. Program-program yang diluncurkan termasuk perekrutan tenaga kerja disabilitas dan dukungan terhadap festival musik indie. Musisi lokal seperti Begundal Lowokwaru juga memberikan dukungan kepada langkah-langkah bold yang diambil oleh HS. Konser ini menjadi momentum penting bagi para Slankers setelah penampilan terakhir Slank di Malang pada tahun 2017, dengan penampilan dari Shaggydog dan Rebellion Rose yang semakin menghangatkan suasana.





