Manajemen Rekayasa Lalin: Solusi dari Perumda Pasar

by -80 Views

Dishub Kota Makassar Gelar Rapat Koordinasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar baru-baru ini menggelar rapat koordinasi manajemen rekayasa lalu lintas di ruang rapat Kantor Kecamatan Mariso. Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk unsur kecamatan, kepolisian, Perumda Pasar, Jasa Raharja, dan para lurah. Tujuannya adalah untuk mencari solusi konkret dalam mengatasi kemacetan di beberapa titik rawan lalu lintas di Kota Makassar.

Lokasi Poin Kemacetan dan Upaya Penanganan

Camat Mariso, Andi Syahrir Mappatoba, S.E, menyebutkan beberapa lokasi yang sering menjadi sumber kemacetan di Kota Makassar. Selain Pasar Rajawali dan Pasar Senggol, Jalan Metro Tanjung Bunga, Pasar Lette, dan kawasan Jalan Maipa juga rentan mengalami kemacetan. Masalah ini diperlukan penanganan bersama agar tidak semakin parah.

Kasat Binmas Kamsel Satlantas Polrestabes Makassar, Satriawati Arif, SH, menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Meskipun sudah ada tilang elektronik dan perangkat handheld, pelanggaran masih sering terjadi. Kepolisian siap bersinergi dengan Dishub dalam menegakkan aturan agar pelanggar merasa jera.

Penanganan Lalu Lintas dan Penataan Pasar

Lilyliani Sunarno dari Dishub Makassar menekankan bahwa penanganan lalu lintas bukan sepenuhnya kewenangan Dishub Kota, tetapi juga provinsi. Ia menyoroti pedagang di Pasar Senggol yang memanfaatkan badan jalan, mengganggu arus lalu lintas. Dishub juga membuka layanan penerangan jalan bagi masyarakat.

Dirops Perumda Pasar Makassar, Rusli Patara, SP, mengungkapkan upaya penertiban di beberapa pasar sebelumnya berhasil mengurangi kemacetan. Penataan pedagang di badan jalan menjadi kunci utama. Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan semua pihak dapat memperkuat sinergi untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Source link