Clan Lab Narkoba dan Peredaran Obat Ilegal Terungkap di Jakarta
Jakarta (ANTARA) – Sejumlah kejadian kriminal dan pengamanan menarik terjadi di wilayah Polda Metro Jaya pada Minggu (3/5) kemarin. Mulai dari praktik Clandestine Lab hingga peredaran obat keras ilegal yang berkedok warung sembako di Jakarta Barat, berita ini menjadi sorotan utama.
Clan Lab Narkoba Terungkap di Jakarta Barat
Di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik Clandestine Lab untuk pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate. Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial S (38) sekitar pukul 19.30 WIB. Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Indah Hartantiningrum, menyatakan hal ini sebagai upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika di Jakarta.
Peredaran Obat Keras Ilegal di Tanjung Priok
Sementara itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok melakukan penggerebekan terhadap toko penjualan obat berbahaya tanpa izin di Jalan Bakti Raya, Tanjung Priok. Mereka berhasil mengamankan seorang pria berinisial AW (28) serta ratusan butir pil obat berbahaya yang beredar di toko tersebut. Tindakan ini sebagai langkah tegas kepolisian dalam memberantas peredaran obat ilegal di wilayah hukumnya.
Penyelidikan Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Polisi juga terus mendalami insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, dengan memeriksa 31 orang saksi yang terlibat dalam kejadian tersebut. Keterangan para saksi, termasuk pengemudi taksi, penjaga palang, korban, dan petugas operasional PT KAI, diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas terkait kronologi kejadian. Kerja sama antara penyidik dan pihak terkait diharapkan dapat membantu mengungkap kebenaran di balik kecelakaan tragis tersebut.
Copyright © ANTARA 2026





