Heboh Anjing Rabies Serang Warga: Pemerintah Terjun di Maros dengan Ratusan Vaksin

by -90 Views

Anjing Rabies Serang Warga di Maros, Pemerintah Aksi Cepat

Pada hari Minggu, delapan warga di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi korban gigitan anjing positif rabies. Kejadian ini langsung meresahkan masyarakat setempat, namun Pemerintah Kabupaten Maros bersama Kementerian Pertanian tidak tinggal diam dan langsung turun tangan untuk melakukan penanganan darurat.

Tindakan Tegas Pemerintah Maros

Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan bahwa kasus gigitan anjing rabies ini harus segera ditindaklanjuti. Setelah menerima laporan dari Camat Camba tentang serangan anjing berturut-turut kepada warga, Pemerintah segera mengambil langkah cepat. Anjing yang diduga positif rabies langsung diburu dan dieksekusi untuk menghindari penularan penyakit yang lebih luas.

Selain itu, sampel anjing yang menyerang warga tersebut telah diperiksa oleh Balai Besar Veteriner (BBV) Maros dan hasilnya memang positif mengandung virus rabies. Hal ini membuat Kepala BBV Maros, drh. H. Agustia, menyampaikan urgensi penanganan medis bagi korban gigitan agar segera ditindaklanjuti.

Penanganan Kasus dan Imbauan Pemerintah

Dengan adanya satu kasus positif rabies, BBV Maros memastikan bahwa situasi ini sudah masuk dalam kategori kejadian luar biasa (KLB) karena berpotensi mengancam nyawa manusia. Untuk itu, pemerintah menetapkan radius pengawasan di sejumlah kecamatan sekitar lokasi kasus dan menyiapkan 500 dosis vaksin rabies untuk vaksinasi massal anjing di wilayah Camba.

Salah seorang korban, Gufron, menceritakan detik-detik diserang anjing rabies saat sedang jogging pagi. Meskipun kondisinya mulai membaik setelah mendapatkan perawatan medis, Gufron masih mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Pemerintah pun mengimbau seluruh warga yang memiliki anjing peliharaan untuk segera melakukan vaksinasi rabies guna mencegah penularan penyakit. Selain itu, jika terjadi gigitan hewan yang dicurigai rabies, disarankan untuk segera mencuci luka dengan air mengalir dan sabun selama minimal 15 menit sebelum mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Source link