Sejarah Popcorn: Dari Makanan Aztec hingga Camilan Bioskop

by -93 Views



Popcorn: Dari Makanan Suku Aztec Hingga Camilan Wajib di Bioskop

Jakarta – Saat menonton di bioskop, nggak lengkap rasanya tanpa popcorn. Meskipun harganya agak mahal, makanan ringan ini selalu menjadi pilihan utama para penonton.

Popcorn memiliki sensasi gurih dan manis yang membuatnya jadi camilan favorit. Bahkan, seringkali popcorn habis sebelum film usai.

Perjalanan Panjang Popcorn

Popcorn sebenarnya memiliki sejarah panjang sebelum menjadi camilan populer di bioskop. Menurut diary yang ditulis oleh Hernando Cortes, berondong jagung ini awalnya merupakan makanan khas suku Aztec.

Tidak hanya sebagai makanan, suku Aztec juga menggunakan popcorn sebagai hiasan dalam berbagai upacara. Mereka menggunakannya sebagai kalung, hiasan baju, bahkan di rambut mereka.

Pada abad ke-19, saat terjadi masa depresi besar, berondong jagung menjadi makanan andalan bagi banyak orang yang kehilangan pekerjaan. Karena berondong jagung merupakan salah satu makanan yang terjangkau.

Popcorn semakin populer di awal abad ke-20. Pada tahun 1930-an, popcorn mulai dijual secara resmi di bioskop. Camilan ini dipilih karena praktis dan tidak mengganggu penonton lain saat dikunyah.

Simbol Kesetaraan di Bioskop

Popcorn juga menjadi simbol kesetaraan di masa itu, di tengah isu status sosial yang marak. Semua orang, tanpa memandang status sosial, membeli popcorn dengan harga yang terjangkau saat menonton di bioskop.

Di era modern ini, aroma popcorn dianggap memiliki daya tarik psikologis yang kuat untuk mendorong orang membelinya. Selain itu, makan popcorn saat menonton tidak membuat perasaan bersalah karena rendah kalori dan kaya serat.

Meski demikian, penting untuk memperhatikan kadar garam dan gula dalam popcorn dengan beragam rasa yang ditawarkan.

* Sumber: Times.co.id


Source link