Pemasangan Larvitrap untuk Kontrol Nyamuk Aedes di Banta-Bantaeng

by -98 Views

Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengendalian Nyamuk Aedes aegypti di Kelurahan Banta-Bantaeng, Makassar

Makassar – Peningkatan kesehatan masyarakat menjadi fokus utama melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan bertema “Pemberdayaan Jumantik dalam Pengendalian Populasi Nyamuk Aedes aegypti melalui Pemasangan Larvitrap dan Pemanfaatan Insektisida Alami di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini” ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait pengendalian nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pentingnya Pemberdayaan Masyarakat

Kegiatan ini dipimpin oleh Tim Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar yang membekali kader jumantik dan ibu rumah tangga dengan pengetahuan dan ketrampilan dalam pengendalian nyamuk. Melalui edukasi, diskusi, dan demonstrasi, masyarakat diberikan pemahaman tentang cara pemasangan larvitrap dan pembuatan insektisida alami dari bahan lokal seperti daun sereh dan temu kunci.

Tim dosen, yang terdiri dari Nur Haidah, Juherah, dan Sulasmi, juga menekankan bahwa metode yang diajarkan telah melalui kajian ilmiah dan pengembangan akademik sehingga aman digunakan. Pemasangan larvitrap diharapkan dapat membantu menekan perkembangan jentik nyamuk di lingkungan rumah tangga, sementara bahan alami seperti daun sereh dan temu kunci menjadi alternatif aman untuk pengendalian vektor.

Dukungan Masyarakat dan Kelurahan

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dengan tingginya antusiasme peserta serta partisipasi aktif dalam seluruh kegiatan. Lurah Banta-Bantaeng, Anselmus Watratan, memberikan apresiasi terhadap upaya kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian nyamuk Aedes aegypti. Ia mengatakan bahwa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan menjadi kunci penting untuk mencegah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

Sebagai bentuk dukungan, tim pengabdian juga menyerahkan alat dan bahan kepada masyarakat agar mereka dapat menerapkan metode yang telah diajarkan. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan lingkungan dan keluarga dengan cara yang sederhana, ekonomis, dan berkelanjutan.

Source link