Diklat Finance for Non Finance: Karyawan Memahami Dampak Finansial Keputusan

by -75 Views

Diklat Finance for Non Finance: Bangun Pemahaman Pentingnya Keuangan di Seluruh Unit Kerja

Pangkep – Muhammad Akhdharisa SJ membuka secara resmi kegiatan Diklat Finance for Non Finance dengan semangat untuk membangun pemahaman bahwa aspek keuangan merupakan bagian penting dari setiap aktivitas kerja di seluruh unit organisasi. Acara ini berlangsung pada Rabu (20/5/2026) di Gedung Diklat PT Semen Tonasa.

Menyadari bahwa keuangan bukan hanya tanggung jawab unit keuangan, Akhdharisa mengajak peserta diklat untuk menghilangkan rasa cemas terhadap angka dan laporan keuangan. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali mereka dengan kemampuan memahami bahasa bisnis yang digunakan dalam pengambilan keputusan perusahaan. “Angka keuangan adalah bahasa bisnis internasional. Ketika seluruh unit memahami dasar-dasar finansial, komunikasi kerja akan menjadi lebih efektif,” ujar Akhdharisa.

Peserta dari Berbagai Bidang

Peserta yang hadir berasal dari berbagai bidang kerja seperti SDM, pemasaran, operasional, hingga produksi. Mereka diberikan pemahaman bahwa setiap aktivitas yang dilakukan memiliki dampak langsung terhadap kondisi finansial perusahaan. Dalam kaitannya, setiap keputusan operasional berpengaruh pada biaya, pendapatan, efisiensi, hingga profitabilitas organisasi.

Materi dan Pembelajaran

Pelatihan dipandu oleh Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum Sulaiha Muhyiddin. Peserta dibekali kemampuan membaca, memahami, dan menganalisis laporan keuangan dasar seperti Income Statement, Balance Sheet, dan Cash Flow. Mereka juga diarahkan untuk menyusun perencanaan anggaran yang lebih efektif di unit kerja masing-masing serta meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan berbasis data.

Sulaiha menekankan bahwa literasi keuangan di industri semen tidak hanya sebatas memahami angka, tetapi juga bagaimana setiap keputusan di lini produksi dan penjualan berdampak pada keberlanjutan bisnis perusahaan. Pemahaman ini memungkinkan efisiensi, penghematan, dan peningkatan nilai tambah bagi perusahaan.

Pelatihan diisi dengan suasana interaktif dan terbuka, di mana peserta didorong untuk berdiskusi aktif dan membawa studi kasus nyata. Harapannya, setiap peserta dapat mengaplikasikan pengetahuan finansial yang didapat untuk menciptakan efisiensi, meningkatkan kinerja bisnis, dan mendukung pengambilan keputusan strategis di lingkungan kerja.

Source link