JAKARTA – Reuni band legendaris Oasis dari Inggris akan segera menjadi tontonan yang dinanti-nantikan para penggemarnya. Film dokumenter tentang reuni ini akan mulai diputar di bioskop pada tanggal 11 September 2026 mendatang.
Film garapan Steven Knight, yang merupakan kreator dari Peaky Blinders, akan hadir dalam format terbatas di jaringan IMAX dan beberapa bioskop di berbagai negara. Setelah itu, film tersebut juga akan tersedia di Disney+.
Isi Film Dokumenter
Film dokumenter ini akan menampilkan tur comeback Oasis yang berjudul “Oasis Live ’25”. Tur yang diselenggarakan pada tahun 2025 disebut-sebut sebagai konser reuni paling monumental dalam sejarah musik dunia.
Selain aksi panggung dari Liam Gallagher dan Noel Gallagher, film tersebut juga akan menggali lebih dalam mengenai musik yang dibawakan oleh Oasis. Hal ini akan memberikan pemirsa pemahaman yang lebih mendalam mengenai band legendaris tersebut.
Selain itu, film juga akan menjelajahi dampak sosial budaya dari musik Oasis di berbagai belahan dunia serta pengaruhnya terhadap lintas generasi. Namun, yang paling dinantikan oleh penggemar adalah wawancara eksklusif antara Liam dan Noel setelah lebih dari 25 tahun tidak pernah berbicara satu sama lain.
Tim Produksi dan Informasi Tambahan
Film dokumenter ini disutradarai oleh Dylan Southern dan Will Lovelace, yang sebelumnya dikenal lewat karya-karya dokumenter musik terkenal. Sementara itu, tim produksi film ini melibatkan para profesional berbakat untuk memberikan pengalaman audio visual terbaik sesuai dengan format IMAX dan bioskop.
Oasis sendiri merupakan band rock asal Inggris yang terbentuk di Manchester pada tahun 1991. Mereka meraih popularitas besar di era 90-an dengan album sukses seperti (What’s the Story) Morning Glory? tahun 1995 yang memuat lagu-lagu hits seperti “Wonderwall” dan “Don’t Look Back in Anger”. Namun, band ini bubar pada tahun 2009 karena konflik antara Liam dan Noel.
Setelah vakum selama beberapa tahun, Oasis kembali menyapa para penggemarnya melalui tur “Oasis Live ’25” pada tahun 2025. Kehadiran tur ini menjadi pembuka untuk film dokumenter yang akan segera tayang dan memperlihatkan sisi lain dari band legendaris ini.





