Ji Chang Wook Diperiksa Kantor Pajak Seoul: Dampaknya pada Film Box Office

by -49 Views

Ji Chang Wook Dikenakan Sanksi Denda Pajak Hingga Puluhan Juta Won

JAKARTA – Aktor terkenal Ji Chang Wook sedang menghadapi pemeriksaan oleh Divisi Investigasi 2 dari Kantor Pajak Regional Seoul terkait dugaan penggelapan pajak. Hasil dari pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa Layanan Pajak Nasional (NTS) memberikan sanksi denda pajak kepada bintang Colony tersebut, dengan jumlah mencapai puluhan juta won.

NTS menemukan adanya indikasi penggelapan pajak dan kesalahan dalam pelaporan pengeluaran pribadi Ji Chang Wook. Pengeluaran pribadi tersebut dianggap sah untuk mendukung aktivitas hiburannya, namun dikategorikan sebagai biaya yang tidak diakui oleh undang-undang pajak, sehingga tetap harus dikenakan pajak. Biaya tersebut tidak dibayarkan oleh Ji Chang Wook melalui agensinya.

Penegasan Agensi dan Tindakan Ji Chang Wook

Spring Company, agensi Ji Chang Wook, membantah keputusan Kantor Pajak dan menegaskan bahwa tidak ada niat jahat untuk menyembunyikan pendapatan atau melakukan pelanggaran hukum terkait pajak. Meskipun demikian, agensi tersebut tetap membayar denda yang ditetapkan sesuai prosedur.

Di samping itu, Ji Chang Wook telah bersikap kooperatif selama pemeriksaan dan telah menyerahkan semua dokumen yang diminta oleh NTS. Agensi menyatakan bahwa perbedaan pemahaman mengenai pajak pengeluaran pribadi dan hiburan menjadi penyebab masalah ini, dan mereka akan memperbaiki manajemen pajak agensi untuk menghindari hal serupa terjadi di masa mendatang.

Harapan Agensi Terkait Film ‘Colony’

Meskipun sedang mengalami masalah pajak, Spring Company berharap agar kasus ini tidak berlanjut, terutama karena saat ini film yang dibintangi Ji Chang Wook, yaitu ‘Colony’, sedang tayang. Mereka berharap bahwa masalah pajak tersebut tidak berdampak negatif pada kesuksesan film ‘Colony’ yang merupakan film comeback Ji Chang Wook setelah beberapa tahun vakum dari layar lebar.

‘Colony’ sendiri telah meraih kesuksesan di Korea Selatan dengan penjualan tiket mencapai lebih dari satu juta dalam waktu tiga hari, dengan pendapatan kotor mencapai 9,4 juta dolar AS. Film ini juga sudah mulai tayang secara global, termasuk di Indonesia.

Source link