Pelatihan Konten Ekonomi Syariah: Strategi BI Sulsel yang Kuat

by -105 Views

Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan kembali mendorong penguatan literasi ekonomi syariah lewat jalur yang kini paling dekat dengan publik: media dan konten digital. Melalui Training of Trainers (ToT) Konten Ekonomi dan Keuangan Syariah yang digelar di Baruga Phinisi, Kantor BI Sulsel, Rabu (10/6/2026), lembaga ini menyiapkan mitra edukasi agar pesan ekonomi syariah bisa menjangkau masyarakat dengan cara yang lebih relevan dan mudah dipahami.

BI Sulsel Perkuat Edukasi Lewat Media dan Konten Kreator

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi BI Sulsel untuk memperluas literasi sekaligus inklusi ekonomi syariah. Fokusnya bukan hanya pada penyampaian informasi, tetapi juga pada cara membangun narasi yang sesuai dengan kebiasaan masyarakat saat ini, yang semakin banyak mengonsumsi informasi melalui platform digital.

Deputi Direktur BI Sulsel, Aswin Gantina, dalam sambutannya menekankan bahwa pola konsumsi informasi masyarakat telah berubah cepat. Karena itu, edukasi ekonomi syariah tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan lama. Menurut dia, strategi yang adaptif dibutuhkan agar pesan yang disampaikan tidak sekadar sampai, tetapi juga mampu memengaruhi cara pandang dan perilaku ekonomi masyarakat.

Dr. Nasrullah Bin Sapa Jadi Narasumber

Dalam sesi materi, Dr. Nasrullah Bin Sapa, Lc., MM., hadir sebagai pakar ekonomi dan keuangan syariah. Kehadirannya memperkuat isi pelatihan yang memang ditujukan untuk membekali peserta dengan pemahaman lebih tajam tentang isu-isu ekonomi syariah, sekaligus cara mengemasnya agar menarik di ruang digital.

BI Sulsel juga mengajak peserta ToT untuk ikut mengampanyekan ekonomi dan keuangan syariah secara lebih luas. Harapannya, edukasi yang dibangun tidak berhenti pada tataran teori, tetapi ikut mendorong perubahan nyata dalam perilaku ekonomi masyarakat, terutama di tengah tumbuhnya kebutuhan akan informasi yang cepat, ringkas, dan kredibel.

Menuju FESyar KTI 2026

Training of Trainers ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) Tahun 2026, salah satu agenda tahunan Bank Indonesia untuk mempromosikan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah timur Indonesia.

Sebelumnya, BI Sulsel telah menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah (PESyar) dan Olimpiade Ekonomi dan Keuangan Syariah sebagai rangkaian penguatan di sektor ini. Melalui langkah-langkah tersebut, BI Sulsel menegaskan posisinya bukan hanya sebagai penyelenggara edukasi, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat di daerah.