Menteri Haji Kunjungi Rumah Duka Jemaah Maros yang Meninggal di Tanah Suci

by -137 Views

Kepergian seorang jamaah haji asal Kabupaten Maros, Sangkala, dalam pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi telah menyisakan duka yang mendalam. Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, turut berduka dan mengunjungi keluarga almarhum di kediamannya di Desa Bori Kamase, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros pada Minggu (14/6/2026).

Momen Haru di Rumah Duka Sangkala

Di tengah suasana yang haru, Gus Irfan turut berbincang langsung dengan keluarga almarhum Sangkala, yang merupakan jamaah haji Kloter UPG 20 yang meninggal dunia pada Sabtu (6/6/2026) di Tanah Suci. Kepergian Sangkala meninggalkan kesedihan bagi keluarga yang sejak awal berharap bisa menyambut kepala keluarga pulang dari ibadah haji.

Gus Irfan didampingi oleh Bupati Maros Chaidir Syam, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan Ikbal Ismail, serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Maros Ahmad Ihyadin dalam kunjungannya ke rumah duka Sangkala. Menyatakan kehadiran pemerintah sebagai bentuk penghormatan dan tanggung jawab moral negara kepada para jamaah yang meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji.

Peningkatan Kewaspadaan Akibat Cuaca Ekstrem

Hingga saat ini, sekitar 290 jamaah haji Indonesia telah meninggal dunia di Arab Saudi. Gus Irfan mengingatkan bahwa meskipun jumlah ini lebih rendah daripada musim haji sebelumnya, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat adanya peningkatan jumlah kematian dalam beberapa hari terakhir.

Faktor cuaca ekstrem dengan suhu mencapai 45 derajat Celsius di Arab Saudi menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai. Petugas kesehatan dan petugas haji diminta untuk terus memantau kondisi jamaah, terutama yang rentan seperti lansia dan penderita penyakit.

Riwayat Kesehatan Sangkala

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Maros Ahmad Ihyadin mengungkapkan bahwa almarhum Sangkala sebelumnya memiliki riwayat gangguan paru-paru sejak sebelum berangkat ke Tanah Suci. Bahkan, kondisi kesehatannya telah menjadi perhatian sejak dalam perjalanan menuju Arab Saudi. Dua hari sebelum wafat, almarhum mengalami penurunan fisik dan kehilangan nafsu makan.

Meski tak sempat kembali ke tanah air, keluarga Sangkala yakin bahwa almarhum telah berpulang dalam keadaan yang baik, menjalankan ibadah haji yang selama ini menjadi impiannya.

Source link