RSUD dan Bapenda Maros Menargetkan Peningkatan PAD hingga 50%

by -129 Views



RSUD dan Bapenda Berkontribusi Besar pada Pendapatan Asli Daerah Maros

Menurut data Pemerintah Kabupaten Maros, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan RSUD dr La Palaloi merupakan dua OPD terbesar yang menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros hingga Mei 2026.

Besaran Pendapatan

Berdasarkan data yang disajikan, Bapenda telah berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp93 miliar atau 38,55 persen dari target PAD tahun 2026 sebesar Rp243 miliar. Sementara RSUD dr La Palaloi juga tidak kalah dengan mencapai pendapatan sebesar Rp28 miliar atau sekitar 46 persen dari target Rp60 miliar.

Kepala Bapenda Maros, M Ferdiansyah, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak guna optimalisasi penerimaan daerah. Salah satu strategi yang diterapkan adalah memperluas kemudahan layanan pembayaran pajak, termasuk melalui sistem pembayaran digital QRIS dan penambahan loket pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di kantor kecamatan.

Tantangan Pajak Terkait Sarang Burung Walet

Terlepas dari peningkatan penerimaan pada sebagian besar sektor pajak daerah, terdapat hambatan pada sektor pajak sarang burung walet yang belum mencapai target. Realisasi pajak sarang burung walet baru mencapai Rp1,5 juta atau lima persen dari target Rp30 juta per tahun.

Disebutkan bahwa rendahnya penerimaan pajak walet disebabkan oleh berbagai kendala, salah satunya adalah banyak pemilik usaha yang tidak berdomisili di lokasi usaha sehingga menyulitkan proses penagihan.

Optimisme Pemerintah Kabupaten Maros

Secara keseluruhan, realisasi PAD Kabupaten Maros hingga Mei 2026 telah mencapai sekitar Rp140 miliar dari target Rp347 miliar, atau sekitar 40 persen. Pemerintah Kabupaten Maros optimis bahwa capaian tersebut akan terus meningkat pada bulan-bulan berikutnya.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menyatakan bahwa tren penerimaan PAD masih positif, mengingat tahun anggaran baru berjalan hingga bulan Mei. Target Pemkab Maros adalah mencapai setidaknya 50 persen dari target yang telah ditetapkan pada semester pertama tahun 2026.


Source link