Peningkatan Kesadaran Masyarakat tentang Bahaya Vektor dengan Repellent Alami
Pada 11 Juni 2026, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertajuk “Edukasi Pemanfaatan Repellent Alami sebagai Upaya Pemutusan Transmisi Vektor Borne Disease di Kelurahan Karuwisi Kecamatan Panakkukang Kota Makassar” telah dilaksanakan oleh Hamsir Ahmad, SKM., M.Kes dan Ain Khaer, SST., M.Kes. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya penyakit yang ditularkan oleh vektor, terutama nyamuk, serta upaya pengendaliannya dengan bahan alami yang ramah lingkungan.
Edukasi dan Praktik Pembuatan Repellent Alami
Pada kegiatan ini, peserta, termasuk kader PKK dan masyarakat setempat, diberikan pemahaman mengenai bahaya nyamuk sebagai vektor penyakit, mekanisme penularan penyakit vektor-borne, serta pentingnya tindakan pencegahan untuk memutus rantai transmisi penyakit. Selain itu, peserta juga dilatih untuk membuat repellent alami berbentuk lilin. Mereka mempelajari bahan-bahan alami yang dapat menjauhkan nyamuk, langkah-langkah pembuatan lilin repellent, dan langsung mempraktikkannya, sehingga dapat mengembangkannya sendiri di lingkungan rumah mereka.
Pemberian Produk dan Dukungan Masyarakat
Sebagai langkah implementasi program yang berkelanjutan, tim pengabdian masyarakat memberikan produk lilin repellent alami kepada masyarakat dan pihak Kelurahan Karuwisi. Tujuan dari pemberian produk ini adalah untuk memberikan alternatif perlindungan dari gangguan nyamuk dan mendukung pengendalian vektor yang melibatkan partisipasi masyarakat. Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat Kelurahan Karuwisi akan semakin menyadari pentingnya pencegahan penyakit yang ditularkan melalui vektor dan mampu memanfaatkan bahan alami sebagai solusi pengendalian nyamuk yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan.





