Kampanye Anti Narkoba bersama Wabup Maros di Mattirotasi 2026

by -93 Views

Bersama Wakil Bupati, Penggiat Anti Narkoba Gelar Peringatan HANI di Maros

Sebuah kampanye anti narkoba digelar di Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru bersama Pemerintah Kabupaten Maros. Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dilaksanakan selama dua hari berturut-turut di area CFD Maros. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, bersama pengurus Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros dan Ikatan Duta Anti Narkoba (Ikanara) Maros, serta tokoh masyarakat setempat.

Peran Satgas Anti Narkoba dan Gerakan Masyarakat

Wakil Bupati Muetazim menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat dalam melawan bahaya narkoba, terutama di wilayah pedesaan. Selain itu, ia juga melakukan pengukuhan terhadap pengurus Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba Desa Mattirotasi sebagai langkah nyata dalam melakukan pencegahan narkoba di kalangan anak muda. Keberadaan Satgas ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk melaksanakan program anti narkoba.

Sementara itu, Ketua Ikanara Maros, Aprisal, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melawan peredaran narkoba. Melalui sosialisasi dan kegiatan-kegiatan seperti pawai anti narkoba, penandatanganan deklarasi masyarakat, serta permainan bersama, masyarakat Mattirotasi diharapkan semakin teredukasi dan aktif dalam melawan narkoba.

Komitmen Desa Mattirotasi Melawan Narkoba

Kepala Desa Mattirotasi, Alimuddin Karim, menyampaikan terima kasihnya atas kegiatan peringatan HANI 2026 yang diadakan di desanya. Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi titik awal bagi gerakan masyarakat desa dalam melawan peredaran narkoba. Isu narkoba, terutama di kalangan generasi muda, merupakan prioritas serius bagi desa ini, dan langkah-langkah konkret telah direncanakan untuk mengantisipasinya.

Diharapkan dengan adanya kesadaran dan aksi nyata dari berbagai pihak, peredaran narkoba di wilayah Maros dapat ditekan dan generasi muda dapat terhindar dari ancaman bahaya narkoba. Aksi preventif yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam melindungi masyarakat, khususnya di pedesaan.

Source link